Hadapi Tantangan Global, Kementerian Ekraf Dorong 10 Startup Terbaik Buka Lapangan Kerja
Kementerian Ekraf dalam kolaborasinya bersama KUMPUL dalam program BEKUP 2025 kembali mendorong ketahanan ekosistem startup nasional
Founder KUMPUL Faye Wongso mengatakan adalah mekanisme untuk menyatukan inovasi, kebutuhan industri, dan pembelajaran berbasis data.
Sebagai ekosistem enabler, KUMPUL berkomitmen memastikan talenta digital di Indonesia mendapatkan akses yang sama. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Tantangan logistik dan akses saja sudah sangat besar.
"Kami ingin memastikan putra-putri daerah memiliki kesempatan yang sama dengan mereka yang berada di Jawa atau Jakarta," kata Faye.
Tahun ini Faye mengatakan pihaknya memilih fokus pada quality over quantity. Satu startup mendapatkan kesempatan mentorship intensif hingga 80 jam.
Baca juga: Startup AI Lokal Bidik Lonjakan Pendapatan 10 Kali Lipat pada 2026, Fokus Perluas Layanan Korporasi
"Menurut kami, hal penting lain yang harus dilanjutkan adalah eksplorasi lebih dalam dari sisi sektor dan model bisnis para startup. Dengan tetap fokus pada quality over quantity, kami percaya success story akan lahir dari sana. Kami ingin melihat lebih banyak pilot dan R&D, terutama di ekonomi kreatif dan teknologi. Kita bicara soal IT, inovasi, deep tech yang akan berkembang," kata Faye.
Baca tanpa iklan