Konsistensi Grup Merdeka Tegaskan Komitmen ESG dan Keberlanjutan Bukan Sekadar Slogan
Bagi PT Merdeka Copper Gold dan seluruh anak usaha, ESG bukanlah kotak checklist tetapi adalah bagian dari DNA perusahaan.
Penulis:
Nurfina Fitri Melina
Editor:
Content Writer
Selain itu, MDKA juga resmi masuk ke dalam dua indeks terkemuka di Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu ESG Sector Leaders IDX KEHATI dan ESG Quality 45 IDX KEHATI.
Di tingkat operasi, Merdeka juga meraih berbagai prestasi sebagai pengakuan bahwa ESG bukan sekadar pelaporan tetapi merupakan integrasi operasional dan kinerja nyata.
Anak perusahaan Merdeka, PT Bumi Suksesindo (BSI) yang mengoperasikan Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur dan PT Sulawesi Cahaya Mineral yang mengelola Tambang Nikel Konawe di Sulawesi Tenggara meraih peringkat Biru pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Selain itu PT Merdeka Tsingshan Indonesia (MTI) yang mengoperasikan pabrik Acid Iron Metal di Morowali, Sulawesi Tengah meraih penghargaan TOP CSR Award 2025 dengan capaian Bintang 4 berkat tata kelola CSR yang dinilai sangat baik, khususnya melalui program unggulan BUMILOKA (BUMDes Penggerak Motor Ekonomi Lokal).
Serta, PT Batutua Kharisma Permai (BKP) yang mengelola Tambang Tembaga di Wetar, Maluku secara resmi menyerahkan hasil pelaksanaan Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 142,14 hektare kepada Direktorat Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan, Kementerian Kehutanan.
Dengan beragam pencapaian ini, Grup Merdeka berharap dapat memperkuat kepercayaan investor dan pemangku kepentingan, sekaligus memotivasi seluruh insan Merdeka untuk terus menciptakan nilai jangka panjang melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab, transparan, dan berwawasan lingkungan.
Baca juga: Rayakan 12 Tahun Kiprah di Bisnis Tambang, Merdeka Copper Siap Jadi Pemain Utama di Industri Mineral
Baca tanpa iklan