Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Telkom Akses Percepat Pemulihan Jaringan Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera

Telkom Akses mengerahkan ratusan personel untuk memulihkan jaringan telekomunikasi terdampak banjir dan longsor di Sumatera.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer
zoom-in Telkom Akses Percepat Pemulihan Jaringan Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera
Dok. Telkom
PEMULIHAN JARINGAN TELEKOMUNIKASI - Tim Telkom Akses melakukan pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera, dengan dukungan personel lintas daerah dan peralatan darurat guna mempercepat normalisasi layanan bagi masyarakat. 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah wilayah di Sumatera dilanda banjir dan longsor pada akhir November 2025, yang berdampak pada gangguan infrastruktur jaringan telekomunikasi. 

Menyikapi kondisi tersebut, PT Telkom Akses (Telkom Akses), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) segera melakukan langkah cepat pemulihan jaringan di wilayah terdampak, mulai dari Sumatera Barat, Sumatera Utara hingga Aceh.

Direktur Operation Telkom Akses, Ambari menyampaikan bahwa bencana kali ini memberikan dampak signifikan terhadap perangkat jaringan maupun pasokan listrik pendukung operasional layanan telekomunikasi.

“Dampak utamanya bukan hanya perangkat yang terendam, tetapi juga pemadaman listrik yang menyebabkan perangkat aktif kami tidak bisa beroperasi. Beberapa jalur kabel backbone, feeder hingga distribusi juga terputus akibat arus banjir atau tertimpa longsor,” ujar Ambari. 

Berdasarkan pantauan tim Telkom Akses, kerusakan terbanyak terjadi pada perangkat Mini OLT, Node-B, dan ONT pelanggan. Total 62.547 perangkat ONT pelanggan sempat offline sejak 25 November 2025, didominasi wilayah Aceh yang terdampak pemadaman listrik luas, dengan 2.073 perangkat sudah kembali online. Sementara inventarisasi kerusakan fisik masih berlangsung di lapangan.

Gangguan paling signifikan terpantau di wilayah Kualasimpang, Langsa, Takengon, dan Sibolga yang menjadi prioritas penanganan karena skala dampak dan akses yang terbatas. Pemulihan jaringan dilakukan secara paralel oleh tim Maintenance & Assurance bersama tim support logistik dan HCM. 

Baca juga: Telkom Siapkan Program Komprehensif Dukung Digitalisasi Pembelajaran Nasional

Untuk saat ini, tim masih melakukan inventarisasi detail kerusakan, perbaikan sementara (temporary fix) pada titik yang aman, dan pengoperasian kembali perangkat kritis dengan genset portable di wilayah yang listriknya belum pulih.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk mendukung percepatan pemulihan, Telkom Akses mengerahkan total 320 personel dari berbagai wilayah terdampak. Personel tersebut dengan sebaran Aceh 58 personel, Medan 129 personel, Sumatera Barat 69 personel, dan Sumatera Utara 64 personel yang terdiri dari teknisi lapangan, pengawas, dan tim logistik. 

Selain itu, 34 personel tambahan dikerahkan dari wilayah yang tidak terdampak seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta, Kalimantan, hingga Sumatera Selatan untuk memperkuat percepatan pemulihan.

“Dalam situasi bencana, konektivitas adalah kebutuhan vital bagi masyarakat dan pemerintah. Karena itu seluruh tim kami bekerja maksimal, memastikan layanan bisa kembali normal secepat mungkin,” tutup Ambari.

Telkom Akses menegaskan komitmennya untuk memulihkan seluruh jaringan yang terdampak secara bertahap hingga layanan normal kembali dirasakan masyarakat sebagai bentuk kontribusi dan inisiatif nyata dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Baca juga: Telkom Akses Luncurkan Digital Lensa Invoice Berbasis RPA, Percepat Administrasi Proyek

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas