Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Warner Bros Dikabarkan Tolak Tawaran Paramount Rp1.700 T, Tetap Pilih Netflix?

Dalam perang akuisisi, Warner Bros. Discovery dikabarkan menolak tawaran Paramount sebesar Rp1.700 triliun. Bakal tetap pilih Netflix?

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Sri Juliati
zoom-in Warner Bros Dikabarkan Tolak Tawaran Paramount Rp1.700 T, Tetap Pilih Netflix?
Istimewa Netflix
NETFLIX WARNER BROS - pengumuman akusisi Warner Bros Discovery yang dibagikan oleh Netlix pada Jumat ini (5/12/2025) melalui pernyataan resmi. Warner Bros dikabarkan telah menolak tawaran akuisisi dari Paramount-Skydance senilai US$108,4 miliar atau sekitar Rp1.723 triliun. 

Ringkasan Berita:
  • Warner Bros. Discovery (WBD) dikabarkan menolak tawaran akuisisi senilai US$108,4 miliar atau sekitar Rp1.723 triliun yang diajukan oleh Paramount-Skydance.
  • Tawaran yang diajukan Paramount ini lebih besar dari Netflix yang mengajukan US$72 miliar atau sekitar Rp1.144 triliun.
  • Langkah ini diprediksi akan memperkuat komitmen Warner Bros untuk melanjutkan kesepakatan dengan raksasa streaming Netflix.

TRIBUNNEWS.COM - Perang akuisisi Warner Bros. Discovery (WBD) memasuki babak baru.

Dewan direksi WBD dikabarkan menolak tawaran akuisisi senilai US$108,4 miliar atau sekitar Rp1.723 triliun yang diajukan oleh Paramount-Skydance.

Padahal tawaran yang diajukan Paramount ini lebih besar dari Netflix yang mengajukan US$72 miliar atau sekitar Rp1.144 triliun.

Langkah ini diprediksi akan memperkuat komitmen Warner Bros untuk melanjutkan kesepakatan dengan raksasa streaming Netflix.

Keputusan resmi dewan direksi tersebut dijadwalkan akan diumumkan paling cepat pada Rabu (17/12/2025).

Sebelumnya, Paramount melalui CEO David Ellison meluncurkan strategi pengambilalihan paksa dengan menawarkan US$30 per lembar saham secara tunai langsung kepada para pemegang saham WBD.

Rekomendasi Untuk Anda

Dikutip dari Tech In Asia, tawaran ini mencakup seluruh aset perusahaan, termasuk jaringan kabel seperti CNN, yang diklaim Paramount akan lebih mudah melewati hadangan regulasi antimonopoli.

Namun, dewan direksi WBD tampaknya lebih condong pada tawaran Netflix sebelumnya.

Berbeda dengan Paramount, Netflix hanya mengincar aset non-kabel milik Warner Bros, seperti studio film dan TV, HBO, serta layanan HBO Max.

Meskipun tawaran Paramount secara nominal lebih tinggi, dewan direksi WBD diperkirakan akan menyarankan pemegang saham untuk menolaknya.

Beberapa analis menilai bahwa struktur kesepakatan dengan Netflix lebih selaras dengan visi jangka panjang perusahaan untuk memisahkan aset jaringan kabel yang mulai melambat dan fokus pada dominasi di pasar streaming global.

Baca juga: Trump Warning! Merger Netflix–Warner Bros Berpotensi Guncang Industri Hiburan

Penolakan ini juga terjadi di tengah dinamika pendanaan Paramount.

Perusahaan investasi milik menantu Donald Trump, Jared Kushner, dilaporkan telah menarik diri dari konsorsium pendanaan Paramount dalam upaya akuisisi ini.

Namun, Paramount menegaskan bahwa mereka tetap memiliki komitmen pendanaan yang kuat, termasuk dukungan dari keluarga Ellison dan RedBird Capital.

Masa Depan Hollywood di Ujung Tanduk

Persaingan ini menandai titik balik penting bagi masa depan Hollywood.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas