UMKM Didorong Maksimalkan Microsite untuk Jangkau Pasar di Ekosistem Digital
Microsite kini menjadi salah satu pilihan menarik bagi para pelaku bisnis mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk membangun pemasaran
Penulis:
Choirul Arifin
Editor:
Sanusi
Ringkasan Berita:
- Para pelaku bisnis mikro kecil dan menengah (UMKM) kini mulai banyak menggunakan microsite sebagai insteumen membangun pemasaran di ekosistem digital.
- Pertumbuhan penggunaan microsite oleh UMKM meningkat tajam karena kemudahan dalam proses pembuatannya.
- Upaya mendorong UMKM menggunakan microsite terus digencarkan sepanjang 2025 melalui berbagai workshop edukasi, pelatihan serta kolaborasi dengan komunitas bisnis.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Microsite kini menjadi salah satu pilihan menarik bagi para pelaku bisnis mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk membangun pemasaran di ekosistem digital.
Strategi ini dipilih karena proses pembuatannya yang relatif mudah dan tampilan profesional yang didapat menjadikannya sebagai website cepat dan sederhana untuk memperkenalkan produk UMKM sekaligus memudahkan konsumen terhubung ke berbagai channel komunikasi.
"Indonesia memiliki ekosistem kreator terbesar di Asia Tenggara, kami melihat peluang besar untuk membantu mereka mengembangkan bisnis digital secara praktis dan efektif," ungkap Dimaz Maulana, Direktur S. id., perusahaan platform digital.
Baca juga: Tahun Depan Harga Kelapa Diprediksi Melonjak, Ini Dampaknya ke Sektor Rumah Tangga dan UMKM
Dia menjelaskan, selama 2025 pertumbuhan penggunaan microsite oleh UMKM meningkat tajam karena sejumlah faktor, diantaranya:
● Mudah dibuat tanpa kemampuan teknis
● Cocok sebagai website utama bagi UMKM
● Mendukung promosi di media sosial melalui satu link yang terintegrasi
● Menampilkan profil usaha, produk, layanan, hingga formulir kontak
● Didukung trafik besar dari ekosistem
Dia menjelaskan, microsite umumnya banyak digunakan UMKM yang bergerak di sektor kuliner, fashion, kecantikan, jasa, hingga komunitas lokal.
Ekosistem yang dikelolanya juga menunjukkan pertumbuhan kuat di kalangan kreator digital yang memasarkan e-book, template, video premium, kelas online, file desain dan tools digital lainnya
Saat ini pihaknya berupaya mendorong UMKM memperluas basis pelanggannya melalui pemanfaatan microsite ini.
Sepanjang 2025, upaya meningkatkan literasi digital UMKM dijalankan melalui berbagai workshop edukasi, pelatihan serta kolaborasi dengan komunitas bisnis.
Baca juga: Pelatihan UMKM Selama Ini Terpecah-pecah, Pemerintah Siapkan Standar Nasional
"Kegiatan ini membantu pelaku usaha memahami pentingnya identitas digital sekaligus
meningkatkan kemampuan mereka memanfaatkan platform online,"ujarnya dikutip Kamis, 18 Desember 2025.
Kota-kota yang disasar antara lain Bandung, Sumedang, Garut dan Depok melalui pendampingan langsung dalam strategi branding dan pemasaran digital bekerja sama dengan gemuk. id
Kegiatan berupa roadshow edukasi juga digencarkan ke berbagai sekolah-sekolah hingga ke Medan,
Sumatera Barat, Cilegon, dan Bandung, agar literasi digital tersampaikan sejak jenjang pendidikan dini.
Sementara, edukasi di lingkungan perguruan tinggi, kampus-kampus yang disasar adalah Universitas Bina Nusantara, Universitas 45 Jakarta, Universitas Satya Negara Indonesia (USNI), Universitas Narotama di Surabaya, Universitas Ma’Soem, Politeknik Digital Boash Indonesia di Bogor, dan Universitas Udayana di Bali.
Baca tanpa iklan