Volume Penjualan SMBR Naik 21 Persen, Pendapatan Tembus Rp1,78 Triliun
Kinerja hingga Kuartal III 2025 tumbuh solid dengan penjualan naik 21 persen dan laba bersih melonjak 311 persen.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Pertumbuhan tersebut mendorong pendapatan Perseroan menjadi Rp1,78 triliun, naik 27 persen secara tahunan.
Dari sisi profitabilitas, laba bersih tercatat Rp146,31 miliar, melonjak 311 persen, sementara EBITDA mencapai Rp383,53 miliar, tumbuh 46% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Efisiensi Operasi dan Transisi Berkelanjutan
Dari aspek keberlanjutan, Persero berhasil menurunkan intensitas emisi karbon menjadi 562,92 kgCO₂/ton CEM eq, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemanfaatan Alternative Fuel & Raw Material (AFR) juga meningkat 22% menjadi 120.989 ton, memperkuat strategi efisiensi biaya dan transisi energi di lini produksi.
Vice President of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsistensi penerapan strategi cost leadership dan operational excellence yang terintegrasi dengan SIG sebagai induk usaha.
“Optimalisasi biaya, efisiensi logistik, penurunan faktor terak, serta peningkatan pemanfaatan AFR menjadi kunci penguatan kinerja dan arus kas Persero di tengah tekanan industri,” ujar Hari.