Menko Airlangga Targetkan Transaksi Program Belanja Akhir Tahun 2025 Tembus Rp 110 Triliun
Pemerintah juga sebelumnya menggulirkan program Harbolnas dengan target transaksi sekitar Rp35 triliun, serta program Every Purchase is Cheap.
Penulis:
Nitis Hawaroh
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Ringkasan Berita:
- Menko Perekonomian Airlangga menargetkan transaksi belanja akhir tahun 2025 mencapai Rp110 triliun lewat berbagai program nasional.
- Program BINA ditargetkan Rp30 triliun, Harbolnas Rp35 triliun, ditopang diskon hingga 50 persen dan cashback.
- Pemerintah berharap lonjakan belanja masyarakat mendorong pertumbuhan ekonomi jelang akhir tahun.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan nilai transaksi belanja masyarakat sepanjang akhir tahun 2025, mencapai Rp110 triliun melalui berbagai program belanja nasional.
Hal tersebut disampaikan Airlangga di sela kunjungannya ke Pusat Perbelanjaan Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).
Airlangga menjelaskan, salah satu program utama yang tengah berlangsung adalah Belanja di Indonesia Saja (BINA) yang diselenggarakan oleh Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) di seluruh pusat perbelanjaan dengan target Rp30 triliun sampai dengan 4 Januari.
Baca juga: Empat Menteri Prabowo Ngemal Bareng di Kawasan Jaksel
Pemerintah juga sebelumnya menggulirkan program Harbolnas dengan target transaksi sekitar Rp35 triliun, serta program Every Purchase is Cheap.
"Jadi sampai akhir tahun kita targetkan antara Rp110 triliun dibelanjakan," ujar Airlangga.
Menurut Airlangga, seluruh toko menerapkan diskon mulai 50 persen hingga ada cashback sebesar 10 persen. Hal ini diharapkan menjadi pendorong belanja masyarakat hingga mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
"Jadi itulah yang didorong agar terjadi pertumbuhan ekonomi mudah-mudahan belanja masyarakat bisa meningkat dan menjelang acara ini hampir di semua mall itu rame. Dan mudah-mudahan acara ini bisa berjalan dengan lancar dan mudah-mudahan ini juga akan mendorong kegiatan ekonomi," tegas dia.
Untuk informasi, kunjungan empat menteri tersebut turut didampingi oleh Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja dan Ketua Umum Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Budihardjo Iduansjah.
Mereka dijadwalkan meninjau beberapa tempat, antara lain supermarket Hero, toko menjual obat-obatan Guardian, dan toko elektronik Electronic City.
Baca tanpa iklan