Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Sesi Pertama Perdagangan Hari Ini, IHSG Berakhir Menguat 0,27 Persen ke Level 9.099

Saham LQ45 top gainers dipimpin ASII, BRPT, dan DSSA, sementara MBMA dan AMMN jadi top losers

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sesi Pertama Perdagangan Hari Ini, IHSG Berakhir Menguat 0,27 Persen ke Level  9.099
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
IHSG MENGUAT - Pengunjung melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. IHSG naik 0,27% atau bertambah 24,292 poin ke level 9.099,698. 

Ringkasan Berita:
  • IHSG pada sesi pertama Senin (19/1/2025) menguat 0,27 persen ke level 9.099 dengan nilai transaksi Rp16,8 triliun.
  • Saham ASII, BRPT, dan DSSA menjadi top gainers LQ45, sementara MBMA, AMMN, dan UNVR tertekan.
  • Pasar Asia mayoritas melemah akibat ketegangan geopolitik AS–Eropa dan rilis data ekonomi China.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan Senin (19/1/2025) berakhir menguat.

Tercatat, IHSG naik 0,27 persen atau bertambah 24,292 poin ke level 9.099,698.

Total volume perdagangan sesi pertama mencapai 37,5 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 16,8 triliun.

Sebanyak 350 saham naik, 337 saham turun, dan 116 saham stagnan.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat ke Level  9.098, Tak Lama Berbalik Melemah

Saham top gainers LQ45:

  • PT Astra International Tbk (ASII) melonjak 4,96% ke Rp 7.400
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 4,59% ke Rp 2.960
  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat 2,68% ke Rp 113.975
Rekomendasi Untuk Anda

Saham top losers LQ45:

  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turun 5,70% ke Rp 745
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) terkoreksi 5,61% ke Rp 7.575
  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melemah 4,49% ke Rp 2.340

Pergerakan Indeks Luar Negeri

Di sisi global, pasar saham Asia Pasifik mayoritas melemah pada perdagangan Senin. 

Investor mencermati meningkatnya ketegangan geopolitik menyusul ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Greenland, serta rilis data ekonomi penting dari China.

Selama akhir pekan, Trump dan sejumlah pemimpin Eropa saling melontarkan pernyataan keras terkait wilayah Arktik tersebut.

Trump mengancam akan mengenakan tarif terhadap delapan negara Eropa dan menuntut kendali atas Greenland, yang merupakan bagian dari Denmark.

Para pemimpin Eropa merespons dengan menyebut ancaman itu sebagai tindakan yang “sepenuhnya keliru” dan “tidak dapat diterima”.

Dari kawasan Asia, China merilis data pertumbuhan ekonomi kuartal IV, bersamaan dengan laporan penjualan ritel, investasi perkotaan, dan produksi industri periode Desember.

Indeks Hang Seng Hong Kong ambles 1,05%, sementara indeks CSI 300 China daratan turun tipis.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas