Pelemahan Rupiah Makin Dalam, Ini Ngaruhnya ke Dompet Masyarakat
Pelemahan rupiah berpotensi mendorong kenaikan harga BBM, barang impor, transportasi, serta pangan seperti kedelai.
Tayang:
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Tribunnews/Jeprima
NILAI TUKAR RUPIAH - Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta Pusat. Mengutip Bloomberg, sekitar pukul 13.58 WIB, rupiah makin mendekati level Rp17.000, tepatnya di posisi Rp16.970 per dolar AS.
"Pada saat impornya mahal seperti minyak, itu pasti akan berdampak terhadap barang-barang yang lain. transportasi juga naik, kemudian barang-barang naik," paparnya.
"Lalu tempe dan tahu yang bahan bakunya kedelai impor akan lebih mahal. Bisa juga ukurannya ditipisin," sambung Ibrahim.
Ibrahim menyampaikan, kenaikan harga ini akan terjadi pada awal Februari 2026.
"Sebelum lebaran, sebelum puasa. Jadi nanti kita makan di restoran siap saji yang tadinya Rp45.000 mungkin jadi Rp55.000," paparnya.
Berita Populer
Berita Terkini