Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

OJK Sebut Iman Rachman Mundur dari Jabatan Dirut BEI Tanpa Tekanan

OJK menyebut Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) tanpa adanya tekanan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in OJK Sebut Iman Rachman Mundur dari Jabatan Dirut BEI Tanpa Tekanan
Tribunnews.com/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman mengumumkan pengunduran diri dari kursi bos BEI. Pengumuman pengunduran diri tersebut ia sampaikan kepada wartawan di gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • OJK menghargai keputusan Iman mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama BEI
  • Sesuai dengan ketentuan dan juga prosedur yang berlaku, OJK akan menunjuk Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) tanpa adanya tekanan.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan keputusan Iman murni tanggung jawab moril dia.

"Enggak ada [tekanan], memang itu murni tanggung jawab moril," katanya ketika ditemui di gedung BEI, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Inarno menjamin tidak ada tekanan yang didapat Iman dari pemerintah maupun dari pihak lain.

"Enggak ada itu [tekanan], enggak ada sama sekali, saya jamin itu," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

OJK pun menghargai keputusan Iman mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama BEI.

"Kami OJK menghargai keputusan Bapak Iman Rachman untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," ujar Inarno.

Ia memastikan, pengunduran diri tersebut tidak akan mengganggu keberlangsungan operasional, baik itu dari bursa, kliringnya, dan juga kustodiannya.

Baca juga: Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Ketua OJK: Saya Tahu dari Youtube

Setelah ini, sesuai dengan ketentuan dan juga prosedur yang berlaku, OJK akan menunjuk Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia.

Penunjukan PLT dalam rangka memastikan keseimbangan kepemimpinan pengambilan keputusan strategis serta stabilitas operasional bursa.

OJK yang per Jumat ini sudah mulai berkantor di gedung BEI, kata Inarno, akan mengambil peran utama dalam reformasi keberlanjutan pasar modal.

Reformasi pasar modal tersebut mencakup publikasi data kepemilikan saham di atas maupun di bawah 5 persen untuk tiap kategori pemilik.

Kemudian, penerbitan aturan mengenai kewajiban free float minimal sebesar 15 persen.

Baca juga: OJK Bakal Berkantor di Bursa Efek Indonesia Setelah IHSG Ambruk Dua Hari

Selain itu, OJK akan mengawal kekhawatiran MSCI. Jadi, kata Inarno, sebelum Mei 2026, OJK ditargetkan bisa menyelesaikan semuanya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas