Menkeu Purbaya Buka Peluang Ambil Alih PNM dari Danantara
Menkeu membuka peluang mengambil alih PNM dari Badan Pengelola Investasi Danantara untuk memperkuat penyaluran Kredit
Penulis:
Nitis Hawaroh
Editor:
Sanusi
Ringkasan Berita:
- PNM menjadi salah satu unit yang dinilai paling tepat untuk dijadikan penyalur KUR pemerintah
- Purbaya menyebut nantinya PNM akan disulap menjadi special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang mengambil alih PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi Danantara untuk memperkuat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar lebih tepat sasaran.
Purbaya mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan diskusi dengan Danantara terkait rencana tersebut. Menurut dia, PNM menjadi salah satu unit yang dinilai paling tepat untuk dijadikan penyalur KUR pemerintah.
Baca juga: Dorong Kemandirian Usaha Perempuan, Sherly Tjoanda Datangi Menara PNM Jakarta
"Saya sedang diskusi sama Dannantara untuk ngambil kurnya salah satu unitnya. Saya tertarik sama PNM sebetulnya, tapi sampai sekarang belum dikasih sama Danantara. Jadi rencana saya akan pakai itu kalau dikasih sebagai penyelur KUR yang betul-betul. Program pemerintah Nanti BRI saya mau beli kalau perlu," ujar Purbaya di Komisi XI DPR RI, dikutip Jumat (5/2/2026).
Purbaya menyebut nantinya PNM akan disulap menjadi special mission vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan.
Di sisi lain, munculnya rencana ambil alih PNM didasari oleh besarnya anggaran subsidi bunga KUR yang mencapai hampir Rp40 triliun per tahun. Namun, dana tersebut dinilai habis sebagai subsidi tanpa menghasilkan aset jangka panjang bagi negara.
"Saya setiap tahun sekarang bayar di kepala saya bayar subsidi KUR bunga Itu hampir Rp 40 triliun uangnya hilang. Kalau saya punya unit penyelur, saya kasih Rp 40 triliun setiap tahun dengan kasih kucuran bunga rendah ke sana, nasabahnya ke kurnya, dalam 4 tahun kan saya punya 1 bank kecil," ucap Purbaya.
"Dengan modal Rp 160 triliun Itu udah besar san bisa memberikan KUR yang lebih baik dan uang saya ga hilang setiap tahun Rp 40 triliun," sambungnya.
Baca juga: PNM Dorong Pemberdayaan Program ULaMM untuk Menguatkan UMKM Berbagai Daerah
Purbaya mengaku tertarik mengambil alih PNM karena keahlian sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan tersebut, khususnya dalam pembiayaan mikro.
Meski begitu dia menegaskan, opsi pengambilalihan PNM masih dalam tahap diskusi dan belum ada keputusan final. Bahkan, Purbaya menyebut kemungkinan membeli unit tersebut dari Danantara atau melakukan skema tukar aset.
"Mereka diskusinya on-off. Kalau saya tanya Doni? Mau. Saya tanya Rosan juga mau. Ayo kita jalanin, enggak jalan-jalan. Enggak tau nanti saya belom ngomong sama mereka lagi," ucap Purbaya.
"Kalau perlu saya tukar dengan Geodipa, saya punya kan perusahaan Geodipa. Geodipa itu yang geotermal, saya mau tukar tadinya sama mereka Belum ada penawar. Sedang dihitung. Tapi masih diskusi ya, belum pasti nih," imbuhnya menegaskan.
Baca tanpa iklan