Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Tips Jual Perhiasan Emas agar Tidak Rugi, Perhatikan Kadar serta Harga Pasar

Agar memperoleh harga terbaik, perlu strategi yang tepat saat menjual perhiasan emas, berikut beberapa cara menjual perhiasan emas agar tidak rugi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Nuryanti
zoom-in Tips Jual Perhiasan Emas agar Tidak Rugi, Perhatikan Kadar serta Harga Pasar
Tribunnews/Jeprima
EMAS PERHIASAN - Emas perhiasan yang dipajang di etalase Galeri 24 PT Pegadaian, Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2025). Agar memperoleh harga terbaik, perlu strategi yang tepat saat menjual perhiasan emas, berikut beberapa cara menjual perhiasan emas agar tidak rugi. Tribunnews/Jeprima 
Ringkasan Berita:
  • Menjual perhiasan emas perlu strategi agar mendapatkan harga terbaik dan tidak rugi.
  • Harga jual dipengaruhi oleh kadar emas, ongkos pembuatan, kondisi perhiasan, dan kebijakan toko emas.
  • Memantau harga pasar, menjaga kondisi perhiasan, dan menyertakan surat pembelian penting untuk memaksimalkan keuntungan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Menjual perhiasan emas tidak bisa dilakukan secara sembarangan jika ingin mendapatkan harga terbaik.

Berbeda dengan emas batangan, harga jual perhiasan emas dipengaruhi oleh berbagai faktor tambahan, seperti ongkos pembuatan, kadar emas, kondisi fisik, hingga kebijakan toko emas tempat penjualan.

Tanpa perhitungan yang tepat, penjual berisiko mengalami kerugian.

Salah satu langkah penting sebelum menjual perhiasan emas adalah memantau pergerakan harga emas.

Meski harga emas perhiasan tidak selalu mengikuti harga emas batangan secara langsung, namun tren harga pasar tetap menjadi acuan utama.

Harga emas perhiasan juga dapat mengalami kenaikan dan penurunan pada waktu-waktu tertentu.

Rekomendasi Untuk Anda

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menjual perhiasan emas agar tidak merugi.

Cara Jual Perhiasan Emas agar Tidak Rugi

Agar memperoleh harga terbaik, diperlukan strategi yang tepat saat menjual perhiasan emas.

Pasalnya, harga jual perhiasan tidak selalu sama dengan harga emas batangan.

Mengutip laman resmi Pegadaian, berikut beberapa cara menjual perhiasan emas agar tidak merugi:

Baca juga: Update Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini, 5 Februari 2026, Turun Jadi Rp2.956.000 per Gram

1. Pantau Harga Emas

Pertanyaan yang sering muncul saat hendak menjual emas adalah apakah harga jual perhiasan mengikuti harga emas saat ini.

Perlu diketahui, harga emas batangan dan perhiasan memiliki perbedaan.

Harga jual perhiasan emas dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ongkos pembuatan, ketersediaan surat pembelian, kondisi fisik perhiasan, serta tempat penjualan.

Setiap toko emas memiliki standar buyback yang berbeda.

Jika tidak cermat memilih toko, potongan harga bisa cukup besar dan berpotensi menyebabkan kerugian.

Oleh karena itu, lakukan riset terlebih dahulu mengenai kebijakan potongan dan harga buyback di toko emas yang akan dituju.

2. Kenali Kadar Emas dan Harga Jualnya

Setiap perhiasan emas memiliki kadar yang berbeda, misalnya 18 karat atau 22 karat.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan kadar emas pada perhiasan tergolong rendah.

Kadar emas sangat memengaruhi harga jual.

Karena itu, penting untuk mengetahui kadar emas perhiasan yang dimiliki serta memantau harga buyback harian sebelum menjualnya.

3. Perhatikan Jarak Waktu Pembelian dan Penjualan Perhiasan Emas

Emas, baik batangan maupun perhiasan, umumnya dijadikan sebagai investasi jangka panjang.

Oleh sebab itu, perhiasan emas sebaiknya tidak langsung dijual setelah dibeli.

Pada periode awal pembelian, potongan ongkos pembuatan biasanya masih cukup besar.

Sebaiknya jual perhiasan emas setelah beberapa tahun, misalnya dua tahun atau lebih, atau saat harga pasar sedang berada di level yang menguntungkan.

Baca juga: Harga Emas 1 Gram di Pegadaian 5 Februari Naik, UBS Rp 2.999.000, Galeri24 Rp 2.984.000

4. Menjaga Kondisi Perhiasan

Kondisi fisik perhiasan juga menjadi faktor penting dalam menentukan harga jual.

Kerusakan kecil seperti goresan, penyok, atau perubahan warna dapat menurunkan nilai jual perhiasan emas.

Untuk itu, pastikan perhiasan emas disimpan dan dirawat dengan baik agar tetap dalam kondisi prima dan tidak mengalami kerusakan. 

5. Sertakan Surat Pembelian Perhiasan Emas

Surat atau nota pembelian perhiasan emas sebaiknya disimpan dengan baik.

Saat menjual perhiasan, surat ini biasanya diminta oleh toko emas sebagai bukti keaslian.

Surat pembelian memuat informasi penting seperti kadar emas, berat perhiasan, dan tanggal pembelian.

Tidak adanya surat pembelian dapat menyebabkan harga jual menjadi lebih rendah.

6. Jual Emas di Toko Tempat Membeli

Menjual perhiasan emas ke toko tempat pertama kali membelinya dapat menjadi pilihan yang menguntungkan.

Umumnya, toko tersebut menyediakan program buyback khusus bagi pelanggan.

Namun, jika harga yang ditawarkan kurang kompetitif atau toko tidak menyediakan layanan buyback, kamu bisa mempertimbangkan menjualnya ke toko lain yang sudah kamu cari tahu sebelumnya.

(Tribunnews.com/Latifah)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas