Daftar 6 Proyek Hilirisasi Senilai 7 Miliar Dolar AS Digarap Danantara, Serap 6 Ribu Tenaga Kerja
Proyek mencakup smelter, bioenergi, poultry, dan garam untuk dorong nilai tambah serta transisi energi.
Penulis:
Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Proyek Bioethanol Glenmore diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah perusahaan melalui pengolahan komoditas, peningkatan ketahanan energi, penghematan devisa, serta mendukung komitmen pengurangan emisi.
Selain itu, proyek ini disebut akan menciptakan lapangan kerja dan secara tidak langsung meningkatkan kesejahteraan petani mitra, serta mendorong pengembangan wilayah dan lingkungan yang lebih bersih melalui energi terbarukan.
Fasilitas Hilirisasi Poultry Terintegrasi
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/ID FOOD melalui anak perusahaannya PT Berdikari meresmikan fasilitas hilirisasi poultry terintegrasi yang berlokasi di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Fasilitas ini dibangun di atas lahan seluas 5,6 hektare diharapkan BUMN dapat memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan protein nasional, khususnya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis.
Selain di Kabupaten Malang, kegiatan groundbreaking juga dilakukan di beberapa daerah lain.
Ada Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Lampung, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Barat yang juga melibatkan pemerintah daerah setempat.
Tiga Proyek Hilirisasi Garam
PT Garam melaksanakan groundbreaking tiga proyek hilirisasi fase I yang menjadi bagian dari transformasi industri garam nasional.
Pertama, pembangunan pabrik garam bahan baku industri berteknologi Mechanical Vapor Recompression (MVR) di Kabupaten Sampang berkapasitas 200.000 ton per tahun.
Kedua, pabrik garam bahan baku industri MVR di Manyar, Gresik berkapasitas 100.000 ton per tahun.
Ketiga, pabrik garam olahan Segoromadu 2 di Gresik dengan kapasitas 80.000 ton per tahun.
Ketiga fasilitas ini memiliki total kapasitas produksi sekitar 380 ribu ton per tahun.
Fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat pasokan garam industri, meningkatkan kualitas produk, serta mendorong optimalisasi utilisasi produksi dan penciptaan lapangan kerja.