Pengguna Ferizy Tembus 3,5 Juta, ASDP Percepat Transformasi Digital Kapal Penyeberangan
Tahun 2026 ini ada 10 pelabuhan tambahan yang juga akan mengimplementaasikan layanan tiket online Ferizy.
Penulis:
Lita Febriani
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Mulai awal 2026, jumlah pengguna layanan tiket online Ferizy untuk kapal penyeberangan menembus 3,50 juta orang.
- Implementasi Ferizy saat ini telah beroperasi di 58 pelabuhan di seluruh Indonesia.
- Tahun 2026 ini ada 10 pelabuhan tambahan yang juga akan mengimplementaasikan layanan tiket online Ferizy.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mendorong transformasi layanan penyeberangan nasional melalui digitalisasi.
Mulai awal 2026, perusahaan mencatat jumlah pengguna layanan tiket online Ferizy resmi menembus 3,50 juta pengguna yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem penyeberangan berbasis digital.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, pertumbuhan pengguna Ferizy tidak sekadar mencerminkan keberhasilan teknologi, tetapi juga konsistensi perusahaan dalam membenahi layanan penyeberangan secara menyeluruh.
"Capaian ini menunjukkan Ferizy telah menjadi bagian dari perubahan besar layanan penyeberangan nasional. Bukan hanya sistem tiket digital, tetapi fondasi transformasi menyeluruh untuk menghadirkan layanan yang lebih tertib, modern, dan nyaman bagi masyarakat," tutur Heru dalam keterangan, Minggu (8/2/2026).
Sepanjang Januari 2026, jumlah pengguna Ferizy naik 61.980 orang dibandingkan Desember 2025 yang tercatat sebanyak 3,44 juta pengguna.
Tren positif tersebut mencerminkan semakin luasnya adopsi layanan digital di berbagai lintasan penyeberangan nusantara.
Seiring pertumbuhan pengguna, ASDP juga memperluas implementasi Ferizy yang saat ini telah beroperasi di 58 pelabuhan di seluruh Indonesia.
Pada 2026, perusahaan menargetkan penerapan layanan tersebut di 10 pelabuhan tambahan agar akses layanan digital semakin merata di seluruh simpul transportasi penyeberangan nasional.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan, digitalisasi Ferizy memberikan kemudahan bagi masyarakat karena tiket dapat diperoleh tanpa harus antre di pelabuhan.
"Tiket dapat diterima melalui WhatsApp maupun email, serta didukung berbagai metode pembayaran digital yang aman dan fleksibel," ungkap Windy.
Selain mempermudah transaksi, sistem digital ini juga membantu ASDP dalam mengatur arus kendaraan dan penumpang secara lebih terencana, terutama menjelang Angkutan Lebaran 2026 yang diperkirakan mengalami lonjakan trafik.
Windy menambahkan, peningkatan layanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan armada dan fasilitas pelabuhan hingga kualitas interaksi petugas di lapangan.
Baca tanpa iklan