Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pengamat Nilai Integrasi Hilir Migas Akan Perkuat Jaminan Pasokan Energi Nasional

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, menanggapi pembentukan Sub Holding Downstream (SHD) oleh Pertamina.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Pengamat Nilai Integrasi Hilir Migas Akan Perkuat Jaminan Pasokan Energi Nasional
Endrapta Pramudhiaz/Tribunnews.com
Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, menanggapi pembentukan Sub Holding Downstream (SHD) oleh Pertamina. 

”Jadi lebih cepat. Kalau dulu, ibaratnya, oke, isi form dulu dan lain sebagainya. Nah, sekarang karena satu atap, gak perlu isi form,” lanjutnya.

Karena itu pula, Komaidi optimistis, bahwa integrasi PPN, PIS, dan KPI, semakin mendukung Pertamina agar semakin andal, lincah, dan optimal. Termasuk dalam menghadapi Satgas Ramadhan dan Idulfitri 2026.

”Dengan integrasi, harusnya lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi tahun-tahun sebelumnya Satgas Rafi Pertamina bisa dikatakan selalu berhasil dan konsumen selalu memberikan apresiasi  terhadap layanannya, terhadap produknya, terhadap aspek-aspek yang lainnya,” kata dia.  

Pembentukan SHD

Pertamina sendiri, secara resmi membentuk Sub Holding Downstream (SHD), 1 Februari 2026. Aksi korporasi penggabungan tersebut dilakukan melalui proses evaluasi yang mendalam termasuk melalui tahapan benchmarking terhadap perusahaan minyak dan gas bumi sejenis lainnya.

Melalui SHD, Pertamina menyatukan fungsi pengolahan, niaga, dan pengangkutan energi yang sebelumnya dijalankan oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), PT Pertamina Patra Niaga (PPN), dan PT Pertamina International Shipping (PIS).

Integrasi ini ditujukan untuk menyederhanakan proses operasional, mempercepat pengambilan keputusan, serta memperkuat sinergi antarlini bisnis hilir.

Pembentukan SHD diharapkan meningkatkan efisiensi dan keandalan Pertamina dalam menjamin pasokan BBM dan Elpiji kepada masyarakat. Dengan sistem “satu atap”, koordinasi antarunit menjadi lebih cepat dan fleksibel, terutama dalam kondisi darurat atau lonjakan permintaan energi.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, Sub Holding Downstream juga dirancang untuk memperkuat daya saing Pertamina, mendukung ketahanan energi nasional, serta memastikan layanan energi yang lebih optimal dan berkelanjutan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas