Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pekan Besok Hanya 3 Hari Perdagangan, Berikut Pilihan Sahamnya

Aktivitas perdagangan BEI pekan besok hanya berlangsung pada Rabu hingga Jumat (18–20 Februari 2026). 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pekan Besok Hanya 3 Hari Perdagangan, Berikut Pilihan Sahamnya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
IHSG - Pengunjung melihat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Pada penutupan perdagangan Jumat (13/2/2026) IHSG ditutup turun 0,64 persen ke level 8.212,27. 

Ia meyakini momentum perayaan Imlek dan Ramadan akan memicu permintaan terhadap produk-produk yang bersifat musiman.

Setidaknya dalam jangka pendek emiten-emiten terkait konsumer, ritel, dan telekomunikasi berpotensi diuntungkan dan mengalami peningkatan kinerja seiring tingginya kebutuhan masyarakat terhadap produk dan jasa tersebut.

"Investor bisa fokus ke sektor konsumer, ritel, telekomunikasi yang biasanya jadi unggulan di periode tersebut," ujarnya.

Di luar itu, Rully juga menyebut saham-saham terkait komoditas emas tetap bisa menjadi opsi bagi investor selama periode Imlek dan Ramadan

Hal ini didukung oleh potensi kenaikan harga emas dunia yang dapat terus berlanjut, meski beberapa waktu terakhir harga komoditas tersebut sempat terkoreksi.

Rully juga bicara mengenai peluang saham-saham terkait kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan, seperti di sektor poultry. 

Menurutnya, prospek saham-saham di sektor tersebut 
dalam jangka pendek sangat bergantung dari keputusan akhir pemerintah terkait nasib program MBG selama Ramadan berlangsung.

Rekomendasi Untuk Anda

Jikalau penyaluran MBG dibatasi selama Ramadan, kemungkinan pamor saham-saham yang selama ini diuntungkan oleh program tersebut akan meredup untuk sementara waktu.

Terlepas dari itu, Rully mengingatkan bahwa pergerakan pasar saham selama Ramadan juga akan banyak dipengaruhi oleh sentimen makro, seperti kelanjutan kesepakatan tarif dagang Indonesia dan Amerika Serikat (AS) hingga perkembangan perbaikan tata kelola bursa selepas gejolak pasar akibat isu Morgan Stanley Capital International (MSCI).

"Hasil pemaparan outlook ekonomi dari pemerintah juga akan jadi sentimen ketika pasar kembali dibuka setelah libur nanti," paparnya.

Pada penutupan perdagangan Jumat (13/2/2026) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,64 persen ke level 8.212,27.

Sejak awal tahun ini, IHSG telah terkoreksi 5,03 persen year to date (ytd).

Sumber: Kontan
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas