Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Libur Imlek Dua Hari Diproyeksi Dongkrak Perputaran Uang hingga Rp 9 Triliun

Sarman Simanjorang memperkirakan perayaan dan libur Imlek tahun ini akan mengerek konsumsi rumah tangga dan mendorong produktivitas perekonomian.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
zoom-in Libur Imlek Dua Hari Diproyeksi Dongkrak Perputaran Uang hingga Rp 9 Triliun
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
SEMBAHYANG IMLEK - Warga keturunan Tionghoa melakukan proses sembahyang malam pergantian Tahun Baru Imlek 2577/2026 di Wihara Amurva Bhumi, Jakarta, Senin (16/2/2026). Sembahyang malam pergantian Tahun Baru Imlek 2577/2026 itu sebagai ungkapan syukur atas segala rezeki dan keselamatan serta untuk pengharapan kehidupan lebih baik. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Ringkasan Berita:
  • Momentum perayaan Imlek tahun ini tidak hanya dimanfaatkan warga Tionghoa untuk merayakan Tahun Baru Cina, tetapi juga masyarakat luas
  • Penumpang kereta cepat Whoosh tercatat meningkat 25 persen atau mencapai sekitar 25.000 penumpang selama libur panjang

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebijakan pemerintah yang menetapkan libur Tahun Baru Imlek selama dua hari, yakni 16-17 Februari sebagai hari libur nasional, diproyeksi mendorong peningkatan aktivitas ekonomi nasional.

Momentum perayaan Imlek tahun ini tidak hanya dimanfaatkan warga Tionghoa untuk merayakan Tahun Baru Cina, tetapi juga masyarakat luas untuk bepergian, berwisata, hingga ziarah menjelang bulan suci Ramadan.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Otonomi Daerah Sarman Simanjorang memperkirakan perayaan dan libur Imlek tahun ini akan mengerek konsumsi rumah tangga dan mendorong produktivitas perekonomian.

Sejumlah sektor usaha diprediksi merasakan lonjakan permintaan, mulai dari transportasi, pariwisata, ritel, hingga kuliner.

"Dari sektor transpotasi udara, tiket penerbangan ke berbagai kota besar seperti Medan, Semarang, Surabaya, Banjarmasin, Pontianak, Bali dan Palembang mengalami lonjakan. Jumlah penumpang diperkirakan mencapai 1.744.820 orang yang bepergian dari Bandara Soetta," tutur Sarman dalam keterangan, Senin (16/2/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, jumlah penumpang kereta api tujuan berbagai kota di Pulau Jawa seperti Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan kota lainnya hampir menembus 1 juta orang.

Penumpang kereta cepat Whoosh tercatat meningkat 25 persen atau mencapai sekitar 25.000 penumpang selama libur panjang tersebut.

Untuk perjalanan darat menggunakan kendaraan pribadi, data dari Jasa Marga memperkirakan sekitar 1,6 juta kendaraan bergerak selama periode libur, dengan sekitar 831.000 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek dan sisanya masuk ke wilayah tersebut.

Jika rata-rata satu kendaraan diisi empat penumpang, maka pergerakan manusia diperkirakan mencapai 6,4 juta orang.

Sektor pariwisata dan turunannya turut terdampak positif. Destinasi wisata, pusat perbelanjaan, ritel, pusat kuliner, kafe, hingga pelaku usaha makanan khas daerah diperkirakan mengalami peningkatan omzet.

Permintaan pernak-pernik Imlek dan aneka buah khas seperti jeruk mandarin, apel, delima, nanas, buah naga merah, ikan bandeng, kue keranjang, serta minuman khas Tionghoa juga diproyeksi meningkat sekitar 30 persen selama perayaan.

"Perkiraaan atau potensi perputaran uang selama perayaan dan libur Imlek Tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp 9 triliun lebih," ungkap Sarman.

Perhitungan tersebut antara lain didasarkan pada jumlah warga Indonesia keturunan Tionghoa yang diperkirakan mencapai 11,25 juta orang.

Baca juga: Imlek 2026: Sejarah, Tema, Logo dan Link Downloadnya

Dengan asumsi rata-rata satu keluarga terdiri dari empat orang, terdapat sekitar 2.812.500 keluarga. Jika setiap keluarga membelanjakan rata-rata Rp 1 juta untuk kebutuhan perayaan seperti makan bersama dan berbagi angpao, maka potensi perputaran uang mencapai Rp 2,81 triliun.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas