Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Minyakita di Pasar Warung Buncit Jaksel Dijual Rp 18.500 Per Liter

Harga minyak goreng Minyakita di Pasar Warung Buncit, Jakarta Selatan, terpantau naik di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) menjadi Rp18.500 per liter.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Minyakita di Pasar Warung Buncit Jaksel Dijual Rp 18.500 Per Liter
Tribunnews.com/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
HARGA MINYAKITA NAIK - Lapak pedagang di Pasar Warung Buncit, Jakarta Selatan, Kamis (19/2/2026). Minyakita di pasar ini dijual Rp18.500 per liter atau di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter. 

Ringkasan Berita:
  • Harga minyak goreng Minyakita di Pasar Warung Buncit, Jakarta Selatan, terpantau naik di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Rp 15.700 per liter menjadi Rp18.500 per liter.
  • Tidak semua pedagang di pasar ini memiliki stok Minyakita dalam jumlah cukup, sebagian pedagang mengaku kehabisan stok.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harga minyak goreng Minyakita di Pasar Warung Buncit, Jakarta Selatan, terpantau naik di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) menjadi Rp 15.700 per liter.

Berdasarkan pantauan Tribunnews di lokasi pada Kamis (19/2/2026), Minyakita kemasan satu liter dibanderol Rp 18.500 per liter.

Di depan pintu masuk pasar, seorang pedagang menjual Minyakita kemasan pouch satu liter. Pada kemasan tersebut tercantum harga sesuai HET, yakni Rp 15.700 per liter. Di lapaknya terdapat 5 pouch Minyakita yang dipajang.

Saat ditanya, pedagang mengaku memiliki stok yang cukup sembari menunjukkan tumpukan Minyakita lain yang disimpan terpisah dari etalase depan.

Pedagang lainnya juga menjual Minyakita dengan harga serupa, yaitu Rp 18.500 per liter. Namun dia mengaku kesulitan memperoleh pasokan.

"Stoknya sedikit," ujarnya singkat.

Rekomendasi Untuk Anda

Di bagian dalam pasar, terdapat pedagang yang sudah tidak lagi menjual Minyakita karena ketiadaan suplai dari agen. "Kosong, Mas," kata pedagang bernama Nining tersebut.

Ia mengaku sudah cukup lama tidak menjual Minyakita lantaran barang dari distributor tidak tersedia. Namun Nining tak ingin ambil pusing. Ia memilih menjual merek minyak goreng lain yang pasokannya dinilai lebih konsisten.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengkui saat ini harga rata-rata nasional minyak goreng Minyakita memang masih tinggi.

Baca juga: Minyakita Menghilang di Pasar Palmerah, Sekalinya Ada Harganya Melonjak

Merujuk data SP2KP Kementerian Perdagangan, ia mengatakan rata-rata harga Minyakita secara nasional sebesar Rp 16.020 per liter, lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp 15.700 per liter.

Menurut Budi, harga Rp 16.020 per liter tersebut sudah turun dari rata-rata sebelumnya sebesar Rp 16.800.

"Ada yang memang agak tinggi sedikit ya misalnya Minyakita Rp 16.020, tapi kan kemarin rata-rata Rp 16.800," kata Budi di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).

Menurut Budi, penurunan harga Minyakita ini berkat Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.

Dalam Pasal 12 Permendag 43/2025, disebutkan bahwa produsen Minyakita wajib melaksanakan pendistribusian paling sedikit 35 persen dari realisasi pemenuhan kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation) melalui Perum BULOG dan/atau BUMN Pangan sebagai D1 (Distributor Lini 1).

Baca juga: Mendag Budi Santoso Akui Harga Minyakita Masih Mahal, Stok Juga Terbatas

"Setelah ada Permendag di mana 35 persen BUMN Pangan wajib memasok ke konsumen, [harganya Minyakita] cenderung menurun. Jadi, mudah-mudahan selama Ramadan ini harga terkendali," ujar Budi.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas