Sambut Ramadan dan Lebaran, Indosat Perkuat Jaringan di 75 Jalur Mudik
Di kampanye ini Indosat mengoptimalkan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik dan lebih dari 790 Point of Interest strategis di seluruh Indonesia.
Penulis:
Lita Febriani
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Indosat Ooredoo Hutchison menggulirkan kampanye baru untuk memberikan pengalaman yang lebih relevan dan bermakna bagi pelanggan di bulan Ramadan dan Lebaran.
- Di kampanye ini Indosat mengoptimalkan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik dan lebih dari 790 Point of Interest (POI) strategis di seluruh Indonesia.
- Di program ini Indosat memberikan perlindungan digital berbasis AI dan memperkuat fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis kecerdasan buatan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) meluncurkan komitmen baru bertajuk #LebihBaikIndosat sebagai langkah jangka panjang perusahaan untuk terus berevolusi menghadirkan pengalaman yang lebih relevan dan bermakna bagi pelanggan.
Lewat kampanye yang digulirkan di bulan Ramadan ini Indosat menegaskan bahwa masyarakat hanya membutuhkan satu koneksi yang benar-benar bisa diandalkan selama Ramadan dan Lebaran.
"Kenapa kita meluncurkan sebuah komitmen baru bernama ‘Lebih Baik Indosat’, karena memang secara DNA perusahaan kami, kami ingin menjadi lebih baik dan secara terus-menerus ingin evolve untuk bisa memenuhi semua kebutuhan dari para konsumen kami," ungkap SPV Head of Corporate Communication Indosat, Ovidia Nomia, Jumat, 20 Februari 2026.
Dia mengatakan, program ini merupakan komitmen jangka panjang perusahaan.
"Nggak cuma hanya di Ramadan abis itu kita menghilang, tidak. Jadi kami ingin terus-menerus evolve untuk menunjukkan yang terbaik dari Indosat sehingga semua konsumen kami pun merasa bahagia menjadi pengguna dari Indosat," ungkap Ovidia.
Dalam implementasinya, #LebihBaikIndosat diwujudkan melalui empat inisiatif utama. Pertama, penguatan jaringan. Indosat mengoptimalkan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik dan lebih dari 790 Point of Interest (POI) strategis di seluruh Indonesia.
Baca juga: Hukum Pamer Foto Makanan dan Bukber Saat Ramadan, Bolehkah dalam Islam?
Pemantauan dilakukan selama 24 jam untuk memastikan pelanggan tetap terhubung, baik di kota besar maupun di daerah tujuan mudik.
Sebagai uji kesiapan di kondisi nyata, Indosat menggelar Ekspedisi Jaringan Andal melalui program #DVET "Perjalanan Menjadi Lebih Baik" bersama Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan.
Perjalanan live dari Jakarta menuju Yogyakarta tersebut menjadi simulasi langsung performa jaringan di rute panjang dengan mobilitas dan kebutuhan data tinggi.
Kedua, peluncuran Sahabat AI. Indosat memperkenalkan aplikasi Sahabat AI yang dirancang untuk memahami bahasa dan konteks lokal Indonesia.
Baca juga: Yang Berkesan di Momen Ramadan, Nia Daniaty: Kebersamaan di Meja Makan
Dengan dukungan teknologi AI kelas dunia dari NVIDIA, aplikasi ini membantu pengguna mencari informasi, menyusun ide, hingga menyelesaikan kebutuhan harian secara lebih sederhana.
Di tengah lonjakan aktivitas digital selama Ramadan, Sahabat AI diharapkan membuat teknologi terasa lebih dekat, membantu masyarakat tetap produktif sekaligus memiliki lebih banyak waktu untuk keluarga.
Ketiga, perlindungan digital berbasis AI. Indosat juga memperkuat fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis kecerdasan buatan.
Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, fitur ini telah mendeteksi dan menghadang lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya yang terindikasi spam dan penipuan.
Sistem tersebut diklaim membantu mencegah potensi kerugian finansial hingga 500 juta dolar AS, dengan lebih dari 95 persen pelanggan menyatakan merasa lebih terlindungi saat fitur aktif.
Baca tanpa iklan