Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menteri Perdagangan Tawarkan Indomaret cs Jalin Kolaborasi dengan Koperasi Merah Putih

Pola kerja sama yang bisa diterapkan serupa dengan kemitraan antara toko kelontong dan ritel modern yang selama ini telah berjalan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Menteri Perdagangan Tawarkan Indomaret cs Jalin Kolaborasi dengan Koperasi Merah Putih
Tribunnews.com/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
TAWARKAN KOLABORASI - Menteri Perdagangan Budi Santoso di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2026). Ia menawarkan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart untuk berkolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/KDMP). 

Usulan penutupan ritel modern setelah Kopdes beroperasi ini diutarakan oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR di Gedung DPR Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada 12 November 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Yandri menyatakan akan menyetop menjamurnya minimarket modern, seperti Alfamart dan Indomaret di desa.

Alasan penyetopan karena kehadiran ritel modern itu merupakan ancaman serius bagi penguatan ekonomi desa.

Videonya ketika mengusulkan hal tersebut pun viral di media sosial. Beragam tanggapan masyarakat memenuhi kolom komentar instagram pribadinya @yandri_susanto sejak beberapa hari belakangan.

Sebagian besar masyarakat menilai gagasannya menyetop Alfamart dan Indomaret bukan solusi.

Mengingat Koperasi Desa Merah putih yang dibanggakan itu dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Terkait hal tersebut, Yandri menyampaikan klarifikasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam video yang diunggahnya lewat instagram pribadinya pada rabu (25/2/2026), Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyampaikan bantahan.

Dirinya membantah akan menyetop Alfamart dan Indomaret yang sudah berjalan.

"Seolah-olah saya ingin menutup Indomaret dan Alfamart yang sudah ada, tidak!" tegas Yandri dalam video ketika mengunjungi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Ranjeng, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (24/2/2026), dikutip dari wartakota.

"Yang kita stop itu, maka saya pakai Bahasa stop! stop ekspansi yang baru! stop izin yang baru!" tambahnya.

Dirinya menegaskan, akan mensukseskan Kopdes Merah Putih ke depannya.

Sehingga, seluruh keuntungan yang diperoleh dari Kopdes Merah Putih nantinya akan kembali untuk rakyat. 

"Kita muliakan, kita sukseskan Koperasi Desa Merah Putih! yang dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat keuntungannya nanti!" jelas Yandri.

"Dan terutama untuk desa sekurang-kurangnya 20 persen keuntungan Kopdes Kembali menjadi Pendapatan Asli Desa," tegasnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas