Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Harga Minyak Dunia Melonjak, Ini Kata Ojol Pengguna Motor Listrik

Tekanan harga minyak dunia tidak dirasakan driver ojek online yang menggunakan motor listrik.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Sanusi
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Harga Minyak Dunia Melonjak, Ini Kata Ojol Pengguna Motor Listrik
Tribunnews/Choirul Arifin
MOTOR LISTRIK ELECTRUM - Peluncuran skuter listrik Electrum H5 di Jakarta, Kamis, 9 November 2023. Tekanan harga minyak dunia tidak dirasakan driver ojek online yang menggunakan motor listrik. 

Ringkasan Berita:
  • Di Sumatera Utara, antrean panjang di SPBU mulai terlihat menyusul kepanikan pengguna kendaraan akan adanya kelangkaan BBM.
  • Jika menggunakan motor berbahan bakar bensin, ia harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 60.000 per hari hanya untuk membeli BBM.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tekanan harga minyak dunia mendorong kekhawatiran kenaikan dan pasokan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Namun, kekhawatiran ini tidak dirasakan driver ojek online yang menggunakan motor listrik.

Dalam dua pekan terakhir, ketegangan geopolitik di Timur Tengah antara Iran dengan koalisi Amerika Serikat dan Israel mulai memicu kekhawatiran baru di pasar energi global.

Konflik tersebut meningkatkan risiko gangguan pasokan minyak dunia, terutama jika jalur distribusi utama seperti Selat Hormuz terdampak.

Situasi ini mendorong lonjakan harga minyak mentah yang kini telah menembus level di atas US$110 per barel, di mana APBN Indonesia menetapkan asumsi bahwa harga minyak mentah di Indonesia di harga US$70 per barel.  

Merujuk pada data Indef, kenaikan sebesar 10 dolar AS per barel di atas asumsi awal mengakibatkan pembengkakan biaya sebesar Rp 80 triliun. Jika harga minyak mencapai 120 dolar AS, total beban tambahan yang harus ditanggung diperkirakan mencapai Rp 400 triliun.

Rekomendasi Untuk Anda

Bagi Indonesia yang masih mengimpor sebagian besar kebutuhan energi, kenaikan harga minyak dunia dapat meningkatkan tekanan terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) domestik.

Baca juga: Tips Aman Simpan Motor Listrik Saat Ditinggal Mudik Lebaran, Tak Perlu Matikan MCB

Selain itu, potensi gangguan pasokan energi global juga memunculkan kekhawatiran terhadap stabilitas distribusi BBM di dalam negeri, karena cadangan operasional hanya mampu menopang kebutuhan konsumsi nasional sekitar 20-23  hari

Di Sumatera Utara, antrean panjang di SPBU mulai terlihat menyusul kepanikan pengguna kendaraan akan adanya kelangkaan BBM.

Kondisi ini membuat volatilitas harga minyak dunia semakin terasa dampaknya bagi perekonomian domestik, termasuk bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas harian pada kendaraan bermotor.

Salah satu kelompok yang paling sensitif terhadap kenaikan harga BBM adalah para pengemudi ojek online (ojol).

Dengan jumlah yang diperkirakan mencapai sekitar 6 juta orang di Indonesia, kenaikan harga BBM dapat langsung memengaruhi biaya operasional harian mereka.

Namun bagi Acel Yusde Pario, salah satu mitra ojol yang sudah bergabung sejak 2017, kekhawatiran ini sirna. Dia telah beralih ke motor listrik sejak pertengahan 2024 lalu.

Menurut perhitungannya, jika menggunakan motor berbahan bakar bensin, ia harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 60.000 per hari hanya untuk membeli BBM. Pengeluaran tersebut belum termasuk biaya perawatan kendaraan di bengkel hingga pajak tahunan kendaraan.

Baca juga: Penjualan Motor Listrik Honda Naik Tiga Kali Lipat di 2025

Acel mengaku keputusan tersebut awalnya diambil dengan penuh keraguan karena ini merupakan pengalaman pertamanya menggunakan kendaraan listrik. Tetapi setelah beberapa waktu, ia justru semakin yakin dengan pilihannya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas