Fasilitas Produksi Farmasi PYFA Kantongi Sertifikasi ISO 45001:2018
Sertifikasi membantu perusahaan mengendalikan risiko operasional seperti paparan bahan aktif, penggunaan pelarut kimia, hingga pengoperasian mesin.
Penulis:
Choirul Arifin
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Ringkasan Berita:
- Industri farmasi PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) meraih sertifikasi ISO 45001:2018 untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3).
- Sertifikasi ini membantu perusahaan mengendalikan risiko operasional seperti paparan bahan aktif, penggunaan pelarut kimia, hingga pengoperasian mesin berteknologi tinggi dan meminimalisir kecelakaan kerja.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Industri farmasi PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) meraih sertifikasi ISO 45001:2018 untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3). Sertifikasi ini melengkapi sertifikasi ISO 14001:2015 tentang Sistem Manajemen Lingkungan yang sebelumnya telah didapat.
Bedjo Stefanus, Direktur PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengatakan, penerapan ISO 45001 menjadi langkah penting bagi industri farmasi, khususnya di level pabrik, penerapan ISO 45001 menjadi fondasi penting dalam memastikan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja berjalan secara terstruktur, preventif, dan berkelanjutan.
Standar ini membantu perusahaan mengidentifikasi serta mengendalikan risiko operasional mulai dari paparan bahan aktif, penggunaan pelarut kimia, hingga pengoperasian mesin berteknologi tinggi, sehingga mampu meminimalkan kecelakaan kerja, menjaga kontinuitas produksi, dan melindungi kualitas produk.
Baca juga: Ada Perjanjian ART RI-AS, BPOM Tegaskan Izin Edar Produk Farmasi Tetap di Bawah Otoritas Indonesia
Selain itu sertifikasi ISO 45001 ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun sistem operasional yang aman, berkelanjutan, dan berstandar internasional.
"ISO 14001 telah menjadi fondasi kami dalam menjalankan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Diraihnya ISO 45001, kami melengkapi komitmen tersebut dengan penerapan sistem kesehatan dan keselamatan kerja yang berstandar internasional. Harapannya, keberlanjutan perusahaan terus meningkat, kepercayaan konsumen semakin kuat, serta memberikan nilai tambah, termasuk dalam peningkatan BMP TKDN " ujar Bedjo Stefanus dikutip Sabtu, 14 Maret 2026.
Dia menambahkan, PYFA akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan berkelanjutan atas seluruh sistem manajemen yang telah diterapkan, guna memastikan kualitas produk tetap terjaga secara konsisten.
Komitmen tersebut tercermin melalui penguatan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan
kerja melalui sertifikasi ISO 45001, serta pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab melalui ISO 14001.
Hal ini juga sejalan dengan kepatuhan terhadap regulasi seperti dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), implementasi ISO 45001 juga memperkuat tata kelola perusahaan dan komitmen terhadap aspek sosial dalam ESG, sekaligus meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan terhadap operasional perusahaan yang aman, andal, dan bertanggung jawab.
Dia menambahkan, upaya ini dilakukan untuk memastikan standar internasional yang telah diraih tidak hanya dipertahankan, tetapi terus dikembangkan, sejalan dengan pertumbuhan perusahaan serta
tanggung jawab PYFA dalam menjaga keselamatan kerja, kualitas produk, dan kelestarian
lingkungan.
Baca tanpa iklan