Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pertamina: Tidak Ada Kenaikan Harga BBM di Indonesia, Jangan 'Panic Buying'!

Saat ini memang harga minyak dunia mengalami kenaikan dampak perang.  Namun, Indonesia belum memutuskan soal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)..

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: willy Widianto
zoom-in Pertamina: Tidak Ada Kenaikan Harga BBM di Indonesia, Jangan 'Panic Buying'!
HO/IST
PEMBAGIAN TAKJIL DI SPBU – Pertamina Patra Niaga membagikan takjil kepada pelanggan di sejumlah SPBU selama Ramadan 2026. Takjil diberikan menjelang waktu berbuka puasa kepada pengguna jalan dan masyarakat yang singgah untuk mengisi BBM. Komisaris PT Pertamina (persero), Hasan Nasbi menegaskan pemerintah belum menetapkan kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri. 

Ringkasan Berita:
  • Setiap hari pemerintah selalu memperbarui stok BBM dalam negeri.
  • Pembaruan stok BBM setiap hari tersebut bisa meredam kepanikan di tengah masyarakat.
  • Distribusi minyak dunia saat ini tengah tersendat imbas perang yang terjadi antara Amerika Serikat–Israel dengan Iran yang berakibat ditutupnya Selat Hormuz.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Komisaris PT Pertamina (persero), Hasan Nasbi menegaskan pemerintah belum menetapkan kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri.

Hasan menyebut, saat ini memang harga minyak dunia mengalami kenaikan dampak perang.  Namun, Indonesia belum memutuskan soal kenaikan harga ini.

"Kita tidak ada kenaikan harga. Kalau di pasar dunia ada kenaikan harga, di dalam negeri pemerintah sejauh ini belum ada kebijakan menaikkan harga," ujarnya usai bersilaturahmi di kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Rabu(25/3/2026).

Terkait stok cadangan minyak di Indonesia yang disebut aman hingga 20 hari, Hasan menerangkan bahwa setiap hari pemerintah selalu memperbarui stok BBM dalam negeri.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau hari ini ditanya stoknya 20 hari, kemarin ditanya stoknya masih 20 hari. Besok ditanya masih 20 hari juga, karena stoknya terus diperbarui. Setiap hari seperti itu, minggu depan ditanya stoknya 20 hari. Pasokannya masuk terus," ujar Hasan

Menurutnya, pembaruan stok BBM setiap hari tersebut bisa meredam kepanikan di tengah masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi kelangkaan minyak.

"Pemerintah selalu mengarahkan kita mengantisipasi jauh-jauh hari dan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Tidak perlu panic buying. Pemerintah akan melakukan penyesuaian, sudah ada ide dan rencana dari pemerintah untuk penghematan dari sisi konsumsi BBM. Jangan panik, sampai hari ini baik-baik saja. Inshaallah pemerintah mengusahakan yang terbaik," tutup dia.

Distribusi minyak dunia saat ini tengah tersendat imbas perang yang terjadi antara Amerika Serikat–Israel dengan Iran yang berakibat ditutupnya Selat Hormuz.

Dampak tersebut juga dirasakan oleh Indonesia yang harus memutar otak untuk tetap menstabilkan distribusi minyak di dalam negeri. Dampaknya langsung terasa, harga minyak mentah Brent melonjak dari sekitar 65 dolar menjadi lebih dari 100 dolar per barel. Kondisi ini membuat banyak negara mulai khawatir akan kekurangan pasokan energi.

Beberapa negara bahkan sudah menaikkan Harga BBM, diantaranya:

1. Vietnam
Harga solar (diesel) di Vietnam meningkat lebih dari dua kali lipat, naik sekitar 105 persen hanya dalam waktu kurang dari satu bulan dikutip CNA, Rabu (25/3/2026).

Dari sekitar 19.270 dong (sekitar Rp12.369) per liter menjadi 39.660 dong (sekitar US$1,50). Harga bensin oktan 95 juga melonjak sekitar 68 persen, dari 20.150 dong menjadi 33.840 dong per liter.

2. Kamboja

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas