Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Hipmi Didorong Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Anak Muda

HIPMI manargetkan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia 8 persen dengan mendorong anggota naik kelas.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Hipmi Didorong Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Anak Muda
HO/IST
EKONOMI ANAK MUDA - Wakil Bendahara Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Ade Jona Prasetyo telah resmi mengambil formulir pendaftaran calon ketua umum (ketum) BPP Hipmi periode 2026-2029, Jumat (10/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Jona Prasetyo mendorong HIPMI agar menjadi kekuatan ekonomi anak muda berbasis UMKM, investasi dan kolaborasi.
  • HIPMI manargetkan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia 8 persen dengan mendorong anggota naik kelas.
  • HIPMI tahun ini fokus pada penguatan bisnis, pengelolaan aset produktif dan ekspansi ke pasar global.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Bendahara Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Ade Jona Prasetyo berupaya menjadikan HIPMI sebagai platform kekuatan ekonomi anak muda Indonesia yang terkoneksi, terkapitalisasi, dan mendominasi pasar digital maupun global.

Menurutnya, Hipmi bukan hanya sekadar organisasi, melainkan jaringan kekuatan ekonomi anak muda yang saling menguatkan.

Karena itu HIPMI perlu menjadi platform yang menciptakan perputaran usaha, permodalan, kolaborasi, dan ekonomi nyata bagi anggotanya.

Sebagai pengusaha yang didominasi UMKM, kata Jona, Hipmi juga harus berkontribusi terhadap target pertumbuhan 8 persen yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

"Hipmi harus semakin relevan, produktif, dan memberi manfaat nyata bagi anggota, UMKM, serta masyarakat luas," tutur Jona, Jumat (10/4/2026).

Langkah konkretnya, memastikan setiap kader Hipmi memiliki fondasi ekonomi yang nyata, baik dalam bentuk usaha, investasi yang sehat, maupun aset produktif yang memberikan nilai tambah.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan begitu, kaderisasi tidak hanya menghasilkan pemimpin organisasi, tetapi melahirkan pengusaha muda yang mandiri, produktif, dan berdaya saing
Jona mengatakan, HIPMI juga perlu mendorong anggotanya naik kelas, sehingga mampu bersaing di pasar global.

Menurutnya, upaya ini bisa membangun orientasi usaha yang lebih luas, bahkan perdagangan lintas negara.

Baca juga: Seskab Teddy Temui Ketua HIPMI, Bahas soal UMKM dan Agenda Munas

"Dengan demikian, kader HIPMI diharapkan tidak hanya menjadi pelaku usaha lokal, tetapi juga tumbuh sebagai pengusaha muda yang adaptif, berstandar, dan siap memasuki rantai nilai global," pungkasnya.

Jona yang merupakan mantan ketum BPD Hipmi Sumatera Utara telah resmi mengambil formulir pendaftaran calon ketua umum (ketum) BPP Hipmi periode 2026-2029, Jumat (10/4/2026).

Kata Jona, ikhtiar yang dilakukan di Sekretariat BPP Hipmi ini menjadi langkah awal perjuangannya menuju Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI yang rencananya bakal digelar Juni 2026.

Baca juga: Hipmi Jaya dan Jabar Jalin Kerjasama, Dorong Perputaran Ekonomi hingga Rp500 Miliar

Bagi Jona, ikhtiar menjadi ketum umum BPP HIPMI bukan hanya menjadi ajang suksesi kepemimpinan.

Sebagai wadah pengusaha muda, ia ingin organisasi ini ikut serta dalam mensukseskan Asta Cita untuk mensukseskan Indonesia Emas 2045.

"Pengusaha muda harus menjadi aktor utama di panggung Asta Cita yang diorkestrasi Presiden Prabowo Subianto," tegas Jona.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas