Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Stok Susu Nasional Tertekan Imbas Program MBG, Pemerintah Mulai Kewalahan

Salah satu upaya dilakukan adalah lewat program restrukturisasi mesin dan peralatan industri yang memungkinkan pelaku usaha bisa peroleh penggantian..

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Stok Susu Nasional Tertekan Imbas Program MBG, Pemerintah Mulai Kewalahan
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
SUSU UNTUK MBG - Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Meriyanti Punguan Pitaloka (kedua dari kanan) saat jumpa pers Hari Susu Nusantara, di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Meriyanti menyatakan kebutuhan susu untuk MBG tembus 4,8 Miliar kemasan. 

“Saat ini ada 29.670 dapur yang sudah beroperasi. Kemudian, ada 63.013.000 lebih penerima manfaat. Setiap SPPG diwajibkan memberikan minuman atau susu ini dua kali dalam seminggu,” kata Gunalan.

“Nah, sehingga untuk kebutuhan susu yang sangat besar ini, kami juga agak kewalahan,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, tantangan terbesar terjadi di daerah-daerah terpencil yang masih menghadapi persoalan distribusi dan keterbatasan akses transportasi.

Selain itu, besarnya volume kebutuhan dari program MBG juga mulai memberikan tekanan terhadap stok susu yang tersedia di pasar umum.

“Nah, sehingga memang ada dua penyebab utama sebenarnya. Yang pertama adalah daerah-daerah yang terpencil, misalnya mungkin karena transportasi ke sana agak susah. Kemudian, yang kedua, tadi karena besarnya jumlah penerima manfaat,” jelasnya.

Dalam situasi tertentu, sejumlah dapur MBG akhirnya terpaksa melakukan substitusi ketika pasokan susu tidak tersedia.

Baca juga: Penerima MBG Makin Banyak, BGN Klaim Kewalahan Penuhi Kebutuhan Susu

Menurut Gunalan, petugas dapur di lapangan biasanya mengganti susu dengan sumber protein dan kalsium lainnya agar kebutuhan gizi penerima manfaat tetap terpenuhi.

Rekomendasi Untuk Anda

“Rekan-rekan kami di lapangan, khususnya yang di dapur, apabila tidak mendapatkan susu di pasar, itu biasanya mereka mengganti dengan sumber protein lainnya,” tegasnya.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas