Alfamidi Raup Pendapatan Rp 20,64 Triliun, Laba 2025 Melonjak 45 Persen
Hingga akhir 2025, Alfamidi mengoperasikan 2.587 gerai yang terdiri atas 2.503 gerai Alfamidi, 80 gerai Alfamidi Super dan 4 gerai Midi Fresh.
Penulis:
Lita Febriani
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Alfamidi melaporkan pendapatan neto sebesar Rp 20,64 triliun pada 2025, meningkat 3,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp 19,89 triliun.
- Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 45,01 persen, dari Rp 546,41 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp 765,36 miliar di 2025.
- Hingga akhir 2025, Alfamidi mengoperasikan 2.587 gerai yang terdiri atas 2.503 gerai Alfamidi, 80 gerai Alfamidi Super dan 4 gerai Midi Fresh.
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba di tengah dinamika ekonomi global.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Alfa Tower, Tangerang, Banten, Kamis (4/6/2026), Perseroan melaporkan pendapatan neto sebesar Rp 20,64 triliun pada 2025, meningkat 3,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp 19,89 triliun.
"Dari sisi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 45,01 persen, dari Rp 546,41 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp 765,36 miliar pada tahun 2025," kata Finance Director PT Midi Utama Indonesia Tbk Suantopo Po dalam Konferensi Pers Public Expose Alfamidi di Alfa Tower, Tangerang, Banten, Kamis (4/6/2026).
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh ekspansi jaringan gerai yang berkelanjutan. Hingga akhir 2025, Alfamidi mengoperasikan 2.587 gerai yang terdiri atas 2.503 gerai Alfamidi, 80 gerai Alfamidi Super dan 4 gerai Midi Fresh yang tersebar di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Operasional perusahaan juga didukung lebih dari 30.000 karyawan yang melayani jutaan pelanggan di seluruh Indonesia. Selain memperluas jaringan usaha, Alfamidi terus memperkuat transformasi digital melalui pengembangan platform belanja online Midi Kriing.
Hingga akhir 2025, jumlah anggota loyalitas pelanggan mencapai 7,02 juta member yang berkontribusi sebesar 49,8 persen terhadap total penjualan perusahaan.
Perseroan juga melakukan optimalisasi jaringan gerai dengan menyesuaikan ketersediaan produk berdasarkan preferensi pelanggan, menghadirkan promosi yang lebih relevan dan meningkatkan pengalaman belanja yang lebih personal.
Baca juga: Hippindo: Kebijakan Kemasan Rokok Polos Tanpa Merek Jadi Beban Baru Peritel
Di sisi pemberdayaan ekonomi, Alfamidi terus mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Sepanjang 2025, perusahaan memasarkan lebih dari 800 produk lokal di seluruh jaringan gerainya dan memberikan pelatihan bagi pelaku UMKM guna meningkatkan kualitas serta daya saing produk.
Komitmen keberlanjutan juga menjadi fokus perusahaan. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) "Keluarga Sehat Alfamidi", Perseroan menjalankan berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Sejak 2024 hingga 2025, program Protein Cegah Stunting telah menyalurkan lebih dari 100.560 butir telur kepada 415 anak penerima manfaat. Selain itu, lebih dari 15.000 keluarga balita di lebih dari 120 wilayah Indonesia telah mendapatkan edukasi mengenai kesehatan dan gizi seimbang.
Baca juga: Gerai Ritel Modern Ditutup di Lombok Tengah, Mendag Ungkap Soal Perizinan
Di bidang lingkungan, Alfamidi menerapkan prinsip 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Repair, Re-Think) dan mengembangkan pemanfaatan energi baru terbarukan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di delapan cabang dan 30 gerai. Inisiatif tersebut berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon sebesar 1.376 ton sepanjang 2025.
Perseroan juga telah menanam lebih dari 18.000 pohon serta mengembangkan program Kampung Merdeka Alfamidi yang berfokus pada pengelolaan sampah, edukasi daur ulang dan pemberdayaan masyarakat di sejumlah kota, termasuk Jakarta, Medan, Makassar, Palu, Kendari, Minahasa Utara dan Balikpapan.
Dalam bidang kemanusiaan, kegiatan donor darah karyawan Alfamidi sepanjang 2024-2025 berhasil mengumpulkan lebih dari 2.149 kantong darah untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah nasional.
Sementara pada sektor pendidikan, program Alfamidi Class telah bermitra dengan 60 SMK di berbagai wilayah Indonesia dengan melibatkan 4.104 siswa sepanjang 2025. Dari total lulusan kelas XII, sebanyak 442 siswa direkrut menjadi karyawan Perseroan.
Dalam menjalankan bisnisnya, Alfamidi menegaskan komitmennya terhadap penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) dan prinsip inklusivitas tenaga kerja.
Hingga akhir 2025, Perseroan mempekerjakan 325 karyawan penyandang disabilitas, melampaui ketentuan minimal 1 persen sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.