Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pemkab Maros Hadirkan MAPPADECENG, Layanan Jemput Bola untuk Izin UMKM

Pemkab Maros meluncurkan program MAPPADECENG untuk menghadirkan layanan perizinan jemput bola yang mempermudah pelaku UMKM meraih legalitas usaha.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in Pemkab Maros Hadirkan MAPPADECENG, Layanan Jemput Bola untuk Izin UMKM
Pemkab Maros
PELUNCURAN MAPPADECENG - Bupati Maros Chaidir Syam bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Maros meluncurkan program MAPPADECENG di Mall Pelayanan Publik (MPP) Maros sebagai upaya menghadirkan layanan perizinan jemput bola bagi pelaku UMKM, Kamis (11/6/2026). (dok. Pemkab Maros) 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros meluncurkan program MAPPADECENG (Model Akselerasi Pelayanan Perizinan Afirmatif dan Cemerlang) sebagai inovasi layanan perizinan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Maros pada Kamis (11/6/2026).

MAPPADECENG adalah program yang dirancang untuk mempermudah proses pengurusan legalitas usaha, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Bupati Maros Chaidir Syam bersama Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman hadir dalam kegiatan peluncuran inovasi yang digagas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Maros tersebut.

Kehadiran MAPPADECENG menjadi salah satu upaya strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong terciptanya iklim usaha yang lebih kondusif.

Melalui program ini, pola pelayanan perizinan yang sebelumnya hanya berfokus pada layanan di kantor kini diubah menjadi lebih aktif dengan pendekatan jemput bola. Dengan cara tersebut, Pemkab Maros berharap proses perizinan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan mendukung pertumbuhan sektor usaha di daerah.

Baca juga: Tribun Network Gelar Cita Loka Fest 2026, Dorong Kolaborasi Daerah untuk Indonesia yang Lebih Asri

Hadirkan Layanan Perizinan Jemput Bola

Melalui Program MAPPADECENG, petugas DPMPTSP Maros nantinya akan turun langsung ke lapangan untuk memberikan sosialisasi, pendampingan, hingga membantu proses penerbitan dokumen perizinan usaha di lokasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Pendekatan jemput bola ini diharapkan mampu menjangkau para pelaku UMKM yang selama ini masih terkendala oleh jarak, keterbatasan waktu, maupun akses terhadap teknologi.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menegaskan, MAPPADECENG merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan inklusif bagi masyarakat.

“Melalui inovasi ini, pemerintah ingin memastikan seluruh pelaku usaha, khususnya sektor UMKM, mendapatkan karpet merah dan akses yang jauh lebih mudah terhadap legalitas. Jika mengantongi izin resmi, daya saing usaha mereka otomatis akan naik kelas,” ujar Chaidir, saat Launching Proyek Perubahan MAPPADECENG, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, kemudahan akses terhadap perizinan tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga menjadi upaya untuk memperkuat daya saing pelaku usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor UMKM.

Maros Baru dan Bontoa Jadi Lokasi Uji Coba Program

​Kepala DPMPTSP Maros, Nuryadi, menjelaskan MAPPADECENG dirancang untuk menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi pelaku usaha di lapangan.

Sejumlah kendala tersebut antara lain masih terbatasnya literasi informasi serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap sistem perizinan berbasis digital melalui Online Single Submission (OSS).

Sebagai tahap awal implementasi, DPMPTSP menetapkan Kecamatan Maros Baru dan Kecamatan Bontoa sebagai wilayah percontohan (pilot project).

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2

Artikel ini merupakan bagian dari inisiatif Lokal Asri yang berfokus pada lokalisasi nilai-nilai tujuan pembangunan berkelanjutan. Pelajari selengkapnya!

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas