Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Dokter Sembuh dari Corona Hanya dengan Isolasi Diri Sendiri

Seorang dokter di Oxford, Inggris bagikan kisah hari-harinya sebelum dikatakan sembuh dari corona (covid-19) hanya dengan isolasi diri sendiri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Kisah Dokter Sembuh dari Corona Hanya dengan Isolasi Diri Sendiri
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Virus Corona 

"Hari 1: Hari demam dan kelelahan

Menggigil dan berkeringat adalah kisah hari itu. Benar-benar kelelahan, dengamn seluruh tubuh sakit. Temperatur acak: 38.5. Satu langkah lalu terhenti dan harus beristirahat. Tidak ada nafsu makan sama sekali."

Chris menuliskan jika batuk dimulai pada sore hari.

Namun bukan batuk yang buruk dan produktif (berdahak).

"Bukan batuk yang buruk dan tidak produktif. Tapi terus-menerus mengingatkan saya bahwa paru-paru saya juga tidak bahagia

Saya bertemu saudara laki-laki saya (yang saya temui selama seminggu terakhir) juga tidak sehat dan memiliki gejala yang sama."

Pada hari kedua, Chris semakin tak baik.

Rekomendasi Untuk Anda

"Hari 2: Tidak ada energi. Horisontal adalah posisi termungkinkan

Berkeringat/ menggigil terus, tapi tiak seburuk kemarin. Batuk lebih terlihat namun bukan masalah besar.

Sakit kepala intermiten dimulai. Seluruh tubuh masih terasa sakit dan merasa lemas. Nafsu makan nol. Merasa sedikit cerah di malam hari."

Pada hari ketiga, Chris Gough mulai merasakan kelelahan yang semakin parah.

Ia merasakan tak sekuat biasanya.

"Hari 3: merasa lebih buruk. Sakit kepala dan kelelahan semakin parah

Batuk lebih jarang. Nafsu makan membaik tetapi jauh dari normal

Sering tidur siang sepanjang hari dan kondisi rebahan paling dominan

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas