Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Studi di China Sebut Golongan Darah A Lebih Rentan Terhadap Virus Corona

Sebuah studi di China membuktikan orang dengan golongan darah A lebih mudah terinfeksi virus corona daripada golongan darah lain.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Daryono

Gao Yingdai, seorang peneliti dari State Key Laboratory of Experimental Haematology di Tianjin yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan penelitian dapat ditingkatkan dengan ukuran sampel yang lebih besar.

Meskipun 2.000 bukanlah jumlah yang kecil, tapi jika dibandingkan dengan total keseluruhan pasien Covid-19 secara global, yang kini melebihi 180.000, angka tersebut tentu saja tidak cukup.

Pembatasan lain dari penelitian ini adalah tidak adanya penjelasan yang jelas tentang fenomena tersebut, seperti interaksi molekuler antara virus dan berbagai jenis sel darah merah, kata Gao.

Golongan Darah

Golongan darah ditentukan oleh antigen, suatu bahan pada permukaan sel darah merah yang dapat memicu respon imun.

Ahli biologi Austria Karl Landsteiner menemukan golongan darah pada tahun 1901, menamakannya tipe A, B, AB dan O.

Penemuan ini memungkinkan transfusi darah yang aman dengan mencocokkan golongan darah pada pasien.

Rekomendasi Untuk Anda

Golongan darah seseorang bisa bervariasi dalam suatu populasi.

Di Amerika Serikat, sekitar 44 persen populasi memiliki golongan tipe O, sementara sekitar 41 persen adalah golongan A.

Di Wuhan, yang memiliki populasi sekitar 11 juta, golongan darah O berjumlah sekitar 32 persen.

Golongan darah A berjumlah sekitar 34 persen di antara orang sehat, dan sekitar 25-38 persen di antara pasien Covid-19.

Para ilmuwan masih belum yakin bagaimana kelompok-kelompok darah yang berbeda berevolusi, meskipun satu teori mengatakan bahwa mereka adalah ingatan genetik wabah.

Pendapat lain menyebut faktor lingkungan seperti ketinggian, suhu atau kelembaban mungkin memainkan peran untuk mendukung peningkatan populasi golongan darah tertentu.

Perbedaan golongan darah telah diamati pada penyakit menular lainnya termasuk virus Norwalk, hepatitis B dan sindrom pernapasan akut (Sars), menurut penelitian sebelumnya.

Orang bergolongan darah A jangan panik

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas