Tribun

Virus Corona

Sabtu Pagi, Hercules TNI AU Diberangkatkan ke Shanghai Ambil Alkes Terkait Corona

Perintah itu untuk mengangkut logistik kesehatan yang telah dibeli oleh Pemerintah RI melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Sabtu Pagi, Hercules TNI AU Diberangkatkan ke Shanghai Ambil Alkes Terkait Corona
Puspen TNI/Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah memerintahkan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna untuk memberangkatkan pesawat angkut berat C130 Hercules ke Shanghai, China.

Perintah itu untuk mengangkut logistik kesehatan yang telah dibeli oleh Pemerintah RI melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Fajar Adriyanto mengatakan, pesawat C130 Hercules telah diberangkatkan dari Skadron Udara 32 Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur, Sabtu (21/3/2020).

Baca: PPNI: 450 Orang Mendaftar Jadi Relawan Virus Corona

"Sesuai surat permohonan Menhan RI Prabowo Subiyanto, TNI AU telah memberangkatkan satu unit pesawat C130 Hercules dari Skadron Udara 32 Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Sabtu, 21 Maret 2020," kata Fajar Adriyanto saat dikonfirmasi, Sabtu (21/3/2020).

Fajar menjelaskan, Pesawat dengan nomor registrasi A-1333 yang dipiloti Komandan Skadron Udara 32 Letkol Pnb Suryo, lepas landas dari Lanud Abdulrachman Saleh pukul 06.55 WIB.

Penerbangan ini melibatkan sebanyak 20 kru pesawat dan pendukung turut serta dalam misi ini, beserta dua personel dari Kemhan RI.

Baca: Dukung Imbauan Pemerintah, GAMKI Ajak Semua Pihak Kerjasama Melawan Virus Corona

"Pesawat akan menempuh rute penerbangan mulai dari Malang-Natuna-Hainan-Shanghai (China,red)," ucap Fajar.

Fajar menambahkan, pesawar seri A-1333 ini melakukan dua kali transit (short stop,red) di Lanud Raden Sadjad Natuna dan Bandara Sanya di Hainan untuk melakukan pengisian bahan bakar (refuel) sebelum mendarat di Bandara Pudong di Shanghai.

"Sementara logistik kesehatan yang telah dibeli oleh pemerintah seberat kurang lebih 9 ton," jelasnya.

Ikuti kami di

Wiki Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas