Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

dr Bambang Sutrisna Meninggal karena Corona, Anak Curiga Ayahnya Tertular dari Pasien

Anak Prof Dr dr Bambang Sutrisna MHSc, dr Leonita Triwachyuni mengungkapkan kecurigaannya di mana sang ayah bisa terpapar virus Corona.

dr Bambang Sutrisna Meninggal karena Corona, Anak Curiga Ayahnya Tertular dari Pasien
Kolase Instagram
Leonita Triwachyuni, putri dr Bambang Sutrisna ceritakan sang ayah yang meninggal terpapar Covid-19 

dr Bambang kala itu sudah berpikir pasiennya sudah terjangkit Covid-19.

"Jadi itu diagnosa hanya dilakukan berdasarkan gejala dari laboratorium juga rontgen," ucap dia.

"Nah jadi Papa udah mikir wah jangan-jangan Corona nih," imbuhnya.

Baca: IDI Usul Jokowi Lockdown Bertahap, Rocky Gerung: Ucapan Itu Bukan karena Dia Rapat di Warung Kopi

Baca: PB IDI Minta Pemerintah Sediakan APD untuk Dokter dan Tenaga Medis di Garis Depan

dr Leonita menyebutkan, kecurigaannya datang dari pasien tersebut karena di lingkungan dr Bambang tinggal, tidak ada yang menularkan Covid-19.

PB IDI mengumumkan tujuh dokter meninggal ditengah wabah corona. Enam meninggal karena terpapar Covid-19, satu kelelahan.
PB IDI mengumumkan tujuh dokter meninggal ditengah wabah corona. Enam meninggal karena terpapar Covid-19, satu kelelahan. (Instagram @ikatandokterindonesia)

dr Bambang diketahui juga menjadi dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia dan melakukan beberapa penilitan.

FKM UI sudah mulai menerapkan pembelajaran secara daring.

dr Leonita menyampaikan, ada kemungkinan sang ayah terpapar dari praktek yang dilakukannya.

"Ya mungkin Papa terpaparnya dari praktek itu," tambahnya.

Baca: Najwa Shihab Kutip Pesan Anak dari Dokter yang Tewas karena Virus Corona, Jangan Menambah Beban

Baca: Perawat Inggris Ini Rela Tinggal di Mobil karena Takut Pulang dan Tularkan Virus Corona ke Keluarga

Kemudian dr Leonita menceritakan ketika kondisi sang ayah semakin kritis.

Pada Minggu (22/3/2020), dr Bambang sudah mengalami sesak yang berat dan batuk.

dr Leonita ketika itu dihubungi oleh sang kakak dan membicarakan soal keadaan dr Bambang.

dr Bambang juga sudah tak mampu untuk menelepon dr Leonita karena sulit berbicara.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas