Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

15 Orang di Kota Bekasi Dinyatakan Positif Virus Corona Setelah Jalani Rapid Test Covid-19

15 orang di Bekasi, Jawa Barat, dinyatakan positif virus corona, setelah dilakukan rapid test atau tes cepat massal Covid-19.

15 Orang di Kota Bekasi Dinyatakan Positif Virus Corona Setelah Jalani Rapid Test Covid-19
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Minggu (29/3/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - 15 orang di Bekasi, Jawa Barat, dinyatakan positif virus corona, setelah dilakukan rapid test atau tes cepat massal Covid-19.

Pemerintah Kota Bekasi belum lama ini baru saja merampungkan rapid test corona dengan menggunakan 2.000 alat tes yang diberikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Saya sampaikan juga yang kemarin rapid test yang 2.000 itu ditemukan terhitung hari ini menjadi 15 orang (positif covid) jadi yang positif seluruhnya di Kota Bekasi ada 34 orang," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Jawa Barat, Minggu (29/3/2020).

Baca: 28 Poster Covid-19 untuk Bahan Edukasi Terkait Virus Corona, Bisa Dibagikan

Dia menjelaskan, 15 orang positif corona yang diketahui berdasarkan hasil tes cepat tersebut, kini menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi.

"2 dari 15 orang itu masih samar tapi tetap kita isolasi dan lakukan tes lagi seluruhnya menggunakan PCR," katanya.

Adapun kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi sebelum dilakukan tes cepat sebanyak 19 orang.

Rahmat menegaskan, pasien yang lebih dulu terkonfirmasi positif masih dalam penanganan medis.

Baca: Kabar Baik, Seluruh Pasien Positif Corona di Kota Malang Dipastikan Sembuh

"Ini kan sudah lama nih inkubasinya, kita perintahkan tim kesehatan yang diketuai oleh dokter Antoni Dolak untuk mengecek satu-satu," tegasnya.

"Jika dalam pengecekan oleh rumah sakit dinyatakan penurunan (gejala) atau dipastikan negatif (sembuh) maka dia masuk isolasi mandiri pulang ke rumah," tambahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Adi Suhendi
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas