Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengapa Orang Muda dan Sehat Bisa Meninggal karena Virus Corona? Begini Kata Ahli

Mengapa orang muda dan sehat bisa meninggal karena virus Corona? Begini kata ahli.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Mengapa Orang Muda dan Sehat Bisa Meninggal karena Virus Corona? Begini Kata Ahli
Pexels.com
Ilustrasi orang muda. 

Dilansir Business Insider, pernyataan tersebut didasarkan pada dua penelitian dan sebuah anekdotal yang dilakukan AAO sebelumnya.

Dalam laporan yang dirilis di aao.org, kasus dengan seseorang yang memiliki kondisi mata merah yang ringan menandakan seseorang menderita Covid-19.

Virus dapat menyebabkan konjungtivitis folikel ringan yang tidak dapat dibedakan dari penyebab virus lainnya.

Baca: Bagaimana Membedakan Batuk sebagai Gejala Terinfeksi Covid-19 dan yang Tidak?

Baca: Ciri-ciri Orang Terinfeksi Virus Corona dari Gejala Ringan hingga Berat, Berikut Penjelasannya

Kemungkinan, virus ditularkan melalui kontak aerosol dengan konjungtiva.

Jika ada pasien yang datang ke dokter spesialis mata untuk gangguan konjungtivitis dan juga mengalami demam dan gejala pernapasan, seperti batuk, sesak napas, serta pulang dari daerah yang terkena wabah, itu dapat merupakan gejala Covid-19.

Selain itu, studi yang diterbitkan dalam Journal of Virologi mengamati 30 pasien Corona di China.

Dalam studi tersebut, satu pasien memiliki mata merah.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, 29 orang lainnya memiliki virus dalam sekresi mata mereka.

Studi lainnya, yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine, menemukan bahwa 9 dari 1.099 pasien yang dites positif Covid-19 di laboratorium memiliki mata merah.

Atasi Iritasi dan Mata Merah
Atasi Iritasi dan Mata Merah (tribunjualbeli)

AAO juga melaporkan kasus seorang perawat yang menangani pasien manula di rumah perawatan kawasan Washington, AS.

Di sana, banyak pasien manula yang didiagnosis Covid-19 memiliki mata merah sebagai gejala awal.

Oleh karena itu, AAO memberi peringatan kepada para dokter mata untuk mewaspadai pasien dengan mata merah yang juga mengalami gejala batuk, demam, dan sesak napas.

Dokter juga harus menggunakan peralatan medis yang tepat untuk melindungi mata, hidung, dan mulut mereka dari penularan virus Corona ketika memiliki janji temu dengan pasien gangguan mata.

Selain itu, dokter disarankan untuk menggunakan disinfektan dan alkohol pada permukaan dan peralatan yang digunakan untuk pasien.

Pemakai lensa kontak juga dianjurkan untuk beralih menggunakan kacamata untuk sementara waktu.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas