Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kemlu RI: 16.974 ABK WNI Dari Seluruh Dunia telah Pulang Ke Indonesia

Sebagian para JT yang berada di India masih dalam proses karantina oleh otoritas setempat dan sebagian masih menjalani proses hukum

Kemlu RI: 16.974 ABK WNI Dari Seluruh Dunia telah Pulang Ke Indonesia
Dok. Kemlu RI
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI, Judha Nugraha dalam press briefing Rabu (20/5/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 16.974 anak buah kapal (ABK) Indonesia telah berhasil dipulangkan ke Indonesia.

Berdasarkan catatan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) total tersebut berdasarkan total 23.579 yang tercatat di Kemlu RI per tanggal 19 Mei 2020.

“Jadi kami ulangi dari total 23.570, 16.974 telah berhasil kita pulangkan ke Indonesia,” ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI, Judha Nugraha dalam press briefing Rabu (20/5/2020)

Judha mengatakan data tersebut bersifat dinamis berdasarkan laporan yang di terima Kemlu, baik dari perwakilan RI yang ada di luar negeri maupun pihak principal.

Para ABK WNI kembali ke Indonesia kebanyakan dikarenakan perusahaan kapal menghentikan operasionalnya karena pandemi virus corona (Covid-19).

Baca: Bea Cukai Salurkan Bantuan Penanggulangan Covid-19 di Malang dan Yogyakarta

Sebagian terpaksa di pulangkan pihak principal, dan ada pula yang telah habis masa kontraknya dan memutuskan tidak memperpanjang kontrak.

Sementara itu untuk jumlah WNI yang kembali dari Malaysia saat ini berjumlah 76.777 orang.

Kemlu Ri juga menginformasikan 59 WNI yang tertunda kepulangannya (stranded) di India dijadwalkan tiba di Indonesia Rabu (20/5/2020) sore.

Namun, Jamaah Tabligh (JT) asal Indonesia yang berada di India masil belum bisa ikut dalam rombongan tersebut.

“Khusus untuk Jamaah Tabligh Indonesia yang ada di India saat ini memang belum dapat di fasilitasi  kepulangannya,” ujar JUdha.

Judha menyebut sebagian para JT yang berada di India masih dalam proses karantina oleh otoritas setempat dan sebagian masih menjalani proses hukum.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas