Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Berapa Lama Masa Berlaku Surat Keterangan Hasil Rapid dan PCR Tes? Ini Penjelasannya

Ketua Gugus Tugas Nasional Penanganan Covid-19 Doni Monardo memberikan penjelasan perihal berapa lama masa berlaku surat keterangan rapid dan PCR tes.

Berapa Lama Masa Berlaku Surat Keterangan Hasil Rapid dan PCR Tes? Ini Penjelasannya
SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
RAPID TES PEDAGANG PASAR - Petugas melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 (Rapid Test) terhadap pedagang di Pasar Genteng, Surabaya, Kamis (14/5/2020). Sebanyak 50 pedagang mengikuti pemeriksaan cepat untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka sebagai upaya untuk mencegah dan memutus penyebaran virus Corona (COVID-19). SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo memberikan penjelasan perihal berapa lama masa berlaku surat keterangan hasil rapid dan Polymerase Chain Reaction (PCR) tes.

Ia mengatakan, baik surat keterangan rapid atau PCR tes memiliki masa berlakunya masing-masing.

"Setiap orang yang bepergian wajib menunjukkan surat keterangan telah mengikuti rapid test untuk jangka waktu kedaluwarsa 3 hari."

"Dan PCR tes untuk jangka waktu kedaluwarsa 7 hari," katanya dikutip dari channel YouTube BNPB, Senin (25/5/2020).

Sedangkan fungsi surat keterangan hasil rapid atau PCR tes sebagai syarat wajib bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama pandemi.

Surat tersebut kemudian akan diperiksa oleh petugas gabungan di berbagai pintu masuk jalur pergerakan masyarakat, baik di bandara hingga stasiun kereta api.

"Oleh karenanya saya mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan di tempat keberangkatan sebelum melaksanakan perjalanan."

"Apabila saudara sekalian tidak bisa menunjukkan surat keterangan yang dimaksud, maka aparat gabungan baik dari dinas perhubungan dari kepolisian dan juga Satpol PP dan unsur TNI akan meminta saudara untuk kembali ke tempat semula," tegasnya.

Baca: Anies Baswedan: PSBB Kembali Diperpanjang Jika Masyarakat DKI Jakarta Tak Patuh

Baca: Penanganan Covid-19 di Indonesia Memerlukan Waktu Lama, Doni Monardo: Kita Dituntut Beradaptasi

Baca: Rapid Test Enggak Valid, Via Vallen Curiga Orang Terjangkit Virus Corona Lebih Banyak dari Data

Ketua Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo
Ketua Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo (Tangkap layar channel YouTube BNPB)

Doni dalam kesempatan tersebut juga kembali menyinggung soal Surat Edaran nomor 4 tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Ia menjelaskan surat edaran di atas merupakan kelonggaran yang diberikan pemerintah kepada masyarakat dengan sejumlah kriteria ketat.

Halaman
12
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas