Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Guru Besar FKUI Jelaskan Arti New Normal dan Herd Immunity: Keduanya Berbeda

Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Ari Fahrial Syam, menyampaikan perbedaan dari new normal dan Herd Immunity.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nuryanti
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Guru Besar FKUI Jelaskan Arti New Normal dan Herd Immunity: Keduanya Berbeda
Pixabay/Tumisu
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWS.COM - Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Ari Fahrial Syam, menyampaikan pengertian dari new normal dan Herd Immunity.

Saat ini, pemerintah memang tengah merencanakan tatanan new normal untuk penanganan Covid-19.

Pemerintah pun telah membantah adanya rencana penerapan Herd Immunity bagi masyarakat.

Lalu apa arti dari Herd Immunity dan New Normal?

Ari Fahrial mengatakan, akan dilakukan vaksinasi pada masyarakat saat penerapan Herd Immunity.

Tujuan dari vaksinasi tersebut untuk membuat kekebalan tubuh agar tidak terjangkit penyakit.

"Saat ini sedang ramai istilah new normal, sebelumnya juga ada Herd Immunity. Apakah keduanya sama? Jelas ini beda."

Rekomendasi Untuk Anda

"Herd Immunity adalah keadaan di mana terjadi kekebalan pada suatu kelompok masyarakat, biasanya digunakan kriteria 70-80 persen."

"Ini bisa terjadi jika memang masyarakat tersebut sudah dilakukan vaksinasi," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Jumat (29/5/2020).

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB saat ditemui di FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020).
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB saat ditemui di FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020). (Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

Menurutnya, penyakit tak akan menyebar luas pada masyarakat apabila sudah dilakukan vaksinasi.

"Pada kondisi ini, virus atau inveksi pada penyakit yang sudah divaksinasi tersebut, tidak bisa menyebar di antara masyarakat."

"Karena memang sebagian besar masyarakat sudah mencapai imunitas," jelasnya.

Namun, penerapan Herd Immunity tersebut mempunyai risiko yang menyebabkan kematian.

"Di satu sisi, Herd Immunity ini bisa terjadi alami, misalnya pada Covid-19 tentu ada risikonya."

"Orang-orang yang dengan berbagai macam permasalahan kesehatannya, maka dia akan mengalami infeksi bahkan kematian," terang Ari.

Baca: Bicara New Normal, Arie Kriting: Virus Corona Corona Tidak Kenal Istilah Manusia

Baca: Tak Patuhi Protokol Saat New Normal, Warga Bisa Dipenjara 1 Tahun dan Denda Rp 100 Juta

Baca: Ini Protokol Yang Harus Ditaati Pengunjung Saat Datang ke Mall Selama Masa New Normal

NEW NORMAL - Pasukan Marinir berjaga di Stasiun Palmerah, Jakarta, Pusat, Rabu,(27/5/2020). 30 personil pasukan Marinir Cilandak ini bagian dari 340.000 personel TNI-Polri yang akan dikerahkan untuk persiapan tatanan kehidupan baru atau new normal selama pandemi Covid-19. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
NEW NORMAL - Pasukan Marinir berjaga di Stasiun Palmerah, Jakarta, Pusat, Rabu,(27/5/2020). 30 personil pasukan Marinir Cilandak ini bagian dari 340.000 personel TNI-Polri yang akan dikerahkan untuk persiapan tatanan kehidupan baru atau new normal selama pandemi Covid-19. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN (WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN)
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas