Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Hadapi Gelombang Kedua Covid-19, Korea Selatan Kembali Lakukan Pembatasan Sosial Hingga 14 Juni 2020

Otoritas Kesehatan Korea Selatan memberlakukan pembatasan sosial di wilayah Seoul Metropolitan dan Gyeonggi-do yang dimulai pada 29 Mei 2020.

Hadapi Gelombang Kedua Covid-19, Korea Selatan Kembali Lakukan Pembatasan Sosial Hingga 14 Juni 2020
Tribunnews.com/ Larasati Dyah Utami
Duta besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Korea Selatan, Umar Hadi dalam video, Jumat (29/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAKorea Selatan menghadapi gelombang kedua penyebaran virus corona atau Covid-19.

Otoritas Kesehatan Korea Selatan memberlakukan pembatasan sosial di wilayah Seoul Metropolitan dan Gyeonggi-do yang dimulai pada 29 Mei 2020 pukul 18.00 hingga 14 Juni 2020.

“Kembali dilaksanakan karantina yang diperketat setelah direlaksasi pada 6 Mei 2020,” ujar Duta besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Korea Selatan, Umar Hadi dalam video, Jumat (29/5/2020).

Umar Hadi meminta warga negara Indonesia (WNI) yang ada di Korea Selatan khususnya di Seoul dan sekitarnya memperhatikan imbauan pemerintah setempat.

Baca: Pemprov DKI Koordinasi Dengan Majelis Tinggi Agama Bersiap Buka Kembali Seluruh Rumah Ibadah

Hal tersebut dikarenakan ada kluster baru yang cukup mengkhawatirkan di antaranya dari tempat hiburan malam di Itaewon dan gudang perusahaan Kupang.

“Jadi terjadi pusat penyebaran baru,” ujarnya

Pemerintah Korea Selatan akan menutup beberapa fasilitas kesehatan umum seperti tempat hiburan malam, karaoke, dan seluruh rencana pertemuan/ public gathering akan ditangguhkan.

Masyarakat yang ada di Korea Selatan juga diminta untuk menghindari pergi ke restoran atau tempat tertutup lainnya.

Fasilitas keagamaan didorong untuk menyelenggarakan acara keagamaan secara non-tatap muka dan non-kontak, pertemuan dalam kelompok kecil juga disarankan untuk dihindari.

Baca: Lonjakan Penambahan Kasus Positif Covid-19 di DKI Jakarta Hari Ini Berasal dari Pekerja Migran

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas