Corona di Jawa Timur Capai 5.000 Kasus, Surabaya Zona Hitam Tapi Dapat Pujian, Ini Alasannya
Meski kasus di Surabaya cukup tinggi, upaya penanganan kasus covid-19 di Surabaya ini justru mendapat pujian.
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: bunga pradipta p
TRIBUNNEWS.COM - Kasus penyebaran virus corona (Covid-19) di Jawa Timur masih mengalami kenaikan signifikan.
Data yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Selasa (2/6/2020), terdapat 5.135 kasus positif di Jawa Timur secara keseluruhan.
Jumlah 5.135 kasus positif tersebut membuat Jawa Timur menjadi wilayah terbanyak kedua setelah DKI Jakarta.
Tidak saja untuk kumulasi kasus positif, Jatim juga menjadi nomor dua untuk kasus sembuh dan juga kematian.
Corona di Jakarta kini mencapai 7.485 kasus dengan rincian 2.272 kasus sembuh, dan 518 kasus meninggal.
Sedangkan di Jawa Timur, dari 5.135 kasus positif tersebut, 654 diantaranya telah sembuh dan 412 meninggal dunia.
Laporan kasus dari hari ke hari untuk Provinsi Jawa Timur ini masih fluktuatif naik turun.
Pada Selasa kemarin misalnya, kasus corona bertambah 213 dari hari sebelumnya dan lebih tinggi dari laporan DKI Jakarta.
Sementara di hari sebelumnya pada Senin, data tambahan kasus yang dilaporkan ada 65 kasus baru.
Dan di hari Minggu, laporan penambahan kasus ada 244 positif baru.
Baca: 86 Balita di Jawa Timur Positif Corona, Ada 3 Hal yang Memicu Penularannya
Baca: Doni Monardo Ungkap Penyebab Peningkatan Kasus Covid-19 Jawa Timur yang Sempat Lebihi DKI Jakarta
Surabaya Zona Hitam Tapi dapat Pujian
Kasus tertinggi di Jatim berada di Ibu kota Provinsi yakni Surabaya dengan jumlah positif 2.748 kasus.
Banyaknya kasus corona di Surabaya ini membuat tampilan peta Kota Surabaya berwana hitam di situs pemprov Jatim di infocovid19.jatimprov.go.id.
Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi menyebut warna hitam memang menunjukkan tingginya kasus Covid-19 di daerah tersebut.