Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

100 Orang Penjemput Paksa Jenazah Berstatus PDP di RS Dadi Makassar Jadi ODP Covid-19

Sempat dirawat dua hari, PDP tersebut meninggal, Rabu (3/6/2020) dan RS digeruduk saat hendak urus jenazah dengan protap Covid-19

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in 100 Orang Penjemput Paksa Jenazah Berstatus PDP di RS Dadi Makassar Jadi ODP Covid-19
kompas.com
Ilustrasi virus corona 

Ratusan penjemput ditetapkan sebagai ODP

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Sulsel Ichsan Mustari mengatakan, para penjemput itu langsung ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP). 

Untuk mengantisipasi penularan, tim gugus tugas akan melakukan tracing pada keluarga dan rombongan yang mengawal kepulangan jenazah.

Tim gugus tugas juga akan memantau kondisi rombongan.

"Iya. Jadi pemerintah daerah tetap mendatangi keluarganya untuk memberikan edukasi seperti itu. Semuanya harus mengikuti protokol supaya penyebaran bisa diputus," ujar Ichsan.

Tindakan intimidasi dengan membawa senjata tajam itu disayangkan oleh Ichsan.

"Kami berharap semua harus saling menjaga karena tujuan kita di gugus tugas bagaimana menjaga protokol itu bukan untuk kita, tapi untuk masyarakat," kata Ichsan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/6/2020).  (Kompas.com/Hendra Cipto, Himawan)

Rekomendasi Untuk Anda

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "100 Orang Serentak Jadi ODP, Berawal Jemput Paksa Jenazah PDP Sambil Bawa Senjata Tajam"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas