Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Belasan Ribu Pasar Tradisional di Indonesia Belum Lapor Kasus Positif Covid-19

Adapun data menurut Badan Pusat Statistik yang dibacakan dokter Reisa, ada sekitar 14 ribu pasar tradisional di Indonesia

Belasan Ribu Pasar Tradisional di Indonesia Belum Lapor Kasus Positif Covid-19
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Warga sedang berbelanja kebutuhan untuk merayakan Hari Idul Fitri di pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2020). Tempat perbelanjaan pasar tradisional masih di serbu masyarakat tanpa ada pengamanan dan jaga jarak.- WARTA KOTA/ henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 mengungkapkan ada belasan ribu pasar tradisional yang belum melaporkan soal kasus positif virus corona atau Covid-19.

"Pemerintah daerah merasa perlu menggelar rapid test di pasar. Hasilnya, menurut Ikatan Pedagang Pasar Indonesia lebih dari 400 pedagang di 93 pasar tradisional telah terinfeksi Covid-19," kata Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas dokter Reisa Broto Asmoro dalam siaran BNPB, Sabtu (13/6/2020).

Baca: New Normal, Siapkan Strategi Bisnis Baru untuk Maksimalkan Pendapatan

"Namun, masih ada belasan ribu pasar lain yang tidak melaporkan kasus positif Covid-19," ucap dokter Reisa

Namun, dokter Reisa tidak menyebut pasar-pasar mana saja yang tidak atau belum melapor.

Adapun data menurut Badan Pusat Statistik yang dibacakan dokter Reisa, ada sekitar 14 ribu pasar tradisional di Indonesia.

Lebih lanjut, dokter Reisa mengatakan penerapan protokol kesehatan di pasar harus dilakukan, seperti penggunaan masker, jaga jarak antar-pedagang, sarung tangan, hingga mencuci tangan.

Semua pihak, ditegaskan dokter Reisa, wajib mengikuti dan pengelola pasar harus memantau ketaatan para pengunjung dan para pedagang.

"Jika kita sakit, sebaiknya jangan ke pasar, jangan ke luar rumah sama sekali. Jika kita sehat harus menggunakan masker, cuci tangan, atau pengelola pasar biasanya akan menyediakan fasilitas cuci tangan," lanjutnya.

Seandainya ditemukan kasus positif dari pedagang atau pembeli di pasar tradisional berdasarkan rapid test maupun Polymerase Chain Reaction (PCR), dokter Reisa menyebut pasar terkait akan ditutup pemerintah untuk sementara waktu.

Halaman
12
Penulis: Reza Deni
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas