Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Satpol PP DKI Jakarta Tindak 595 Tempat Usaha dan 60 Kegiatan Sepanjang Penerapan PSBB Transisi

Satpol PP DKI Jakarta menindak 595 tempat usaha dan 60 kegiatan sosial budaya khususnya industri pariwisata selama penerapan PSBB transisi.

Satpol PP DKI Jakarta Tindak 595 Tempat Usaha dan 60 Kegiatan Sepanjang Penerapan PSBB Transisi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi: Suasana di Kali Besar Kota Tua Jakarta mulai dipenuhi oleh warga yang ingin berwisata, Sabtu (11/7/2020). Meskipun Taman Fatahillah yang berada di depan Museum Sejarah Jakarta belum dibuka karena PSBB transisi, warga dapat menikmati suasana kota tua dilokasi sekitarnya untuk menghabiskan waktu akhir pekan. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menyebut selama pemberlakuan PSBB transisi, pihaknya sudah menindak 595 tempat usaha dan 60 kegiatan sosial budaya khususnya industri pariwisata.

Jumlah tersebut merupakan hasil penindakan yang dilakukan Satpol PP sejak 5 Juni hingga 3 Agustus 2020.

"Sampai dengan 3 Agustus, jumlah pelanggaran di fasilitas umum yang kami tindak, 595 tempat usaha," kata Arifin dalam diskusi virtual, Rabu (5/8/2020).

Baca: PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang hingga 16 Agustus 2020

Adapun penindakan terhadap 60 kegiatan sosial budaya tersebut adalah usaha bidang industri pariwisata yang belum diizinkan beroperasi tapi sudah membuka kegiatan.

Mereka dikenai sanksi mulai dari teguran tertulis, penyegelan, hingga denda administrasi.

Ada 8 tempat ditegur, 28 disegel dan 24 lainnya kena sanksi denda administrasi.

"Pada kegiatan sosial budaya lebih banyak dikenakan pada tempat industri pariwisata yang memang sampai saat ini belum boleh beroperasi, sehingga kami tindak karena coba melakukan kegiatan," jelas Arifin.

Baca: PSBB Transisi di DKI Diperpanjang untuk Ketiga Kalinya

Pemprov DKI sendiri hingga 3 Agustus telah menerima sanksi denda sebesar Rp 2,47 miliar.

Jumlah pelanggar masker jadi yang tertinggi sejauh ini dengan total 62.198 orang.

Dari jumlah orang yang abai penggunaan masker, 6.811 orang dikenai sanksi denda administrasi, sedangkan sisanya memilih kerja sosial.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas