Tribun

Dua Peneliti Indonesia Ikut Teliti Vaksin Covid-19 di Inggris

Satria Arief Prabowo dan Indra Rudiansyah, ikut mengembangkan dua vaksin terpisah di Inggris, suntik dan oral, untuk Covid-19.

Editor: Anita K Wardhani
Dua Peneliti Indonesia Ikut Teliti Vaksin Covid-19 di Inggris
BBC Indonesia
Indra Rudiansyah dan Satria Arief Prabowo, dua peneliti Indonesia yang terlibat penemuan vaksin Covid-19 di Inggris. 

Di Universitas Oxford, uji klinis dengan melibatkan ratusan sukarelawan dimulai April lalu, dan saat ini jumlah sukarelawan diperbanyak untuk tahap terakhir.

Indra mengatakan ketika wabah virus corona mulai menyebar, ia ikut mendaftarkan diri untuk terlibat dalam pengembangan vaksin Covid-19 Januari lalu.

Indra melakukan apa yang disebutnya sebagai, "uji respons imun antibodi yang dihasilkan para sukarelewan yang telah divaksinasi."

"Penelitian vaksin covid-19 ini cukup menantang karena kita berpacu melawan waktu sehingga pekerjaan bersifat sangat dinamis.

Seringkali protokol yang digunakan di-update berdasarkan hasil yang didapat sehingga kita harus selalu mengejar dengan perkembangan scientific information yang beredar agar hasil yang didapat maksimum," cerita Indra.

Selain Indra, ada sejumlah mahasiwa doktoral lain yang terlibat, termasuk dari Meksiko, Australia dan dari Inggris sendiri.

Tim yang menganalisa respons antibodi terdiri dari sembilan orang, dari sekitar 300 anggota tim Universitas Oxford.

"Kebanyakan mahasiswa yang terlibat, seperti saya, sebetulnya memiliki proyek sendiri untuk tesisnya. Saya sendiri sebenarnya melakukan penelitian vaksin malaria. Namun dalam kondisi pandemik ini, para mahasiswa diperbolehkan terlibat dalam penelitian covid 19 ini," tambahnya.

Ia mengatakan terlibat dalam beberapa pengembangan vaksin lain seperti rotavirus dan polio sebelum melanjutkan program doktoral di Universitas Oxford ini.

Halaman
123
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas