Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Puji Vaksin Covid-19 Buatan Rusia, Presiden Duterte Siap Jadi 'Kelinci Percobaan'

Presiden Filipina Rodrigo Duterte memuji upaya Rusia dalam mengembangkan vaksin virus corona atau Covid-19.

Puji Vaksin Covid-19 Buatan Rusia, Presiden Duterte Siap Jadi 'Kelinci Percobaan'
AFP Photo
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte memuji upaya Rusia dalam mengembangkan vaksin virus corona atau Covid-19.

Bahkan Duterte bersedia berpartisipasi menjadi sukarelawan dalam uji coba Vaksin buatan Rusia tersebut.

Karena itu, ia menyambut tawaran pasokan dari Moskow yang ia harapkan akan bebas biaya alias gratis.

Selasa (11/8/2020), Rusia menjadi negara pertama di dunia memberikan persetujuan vaksin Covid-19.

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengumumkan vaksin Corona yang dikembangkan Rusia telah mendapatkan persetujuan regulasi dan telah didaftarkan untuk bisa digunakan secara massal.

Baca: BREAKING NEWS : Putin Umumkan Rusia Negara Pertama Produksi Vaksin Covid-19

Rusia telah menawarkan untuk memasok vaksin di Filipina atau bekerja sama dengan perusahaan lokal untuk memproduksinya secara massal.

Filipina termasuk di antara negara di Asia yang memiliki jumlah kasus tertinggi, yang meningkat 2.987 menjadi 139.538 pada Selasa (11/8/2020).

"Saya akan memberitahu Presiden (Vladimir) Putin, saya memiliki kepercayaan besar dalam studi Anda dalam memerangi Covid dan saya percaya vaksin yang telah Anda hasilkan sangat baik bagi umat manusia," kata Duterte.

Baca: Rusia Kembangkan Senjata Nuklir Hipersonik Baru, Vladimir Putin: Tak Ada Bandingannya di Dunia

Perlombaan sejumlah negara di dunia untuk mengembangkan vaksin Covid-19 telah membawa kekhawatiran bahwa kecepatan dan prestise Nasional dapat membahayakan keselamatan.

Untuk menghilangkan ketakutan publik, Duterte menawarkan diri menjadi kelinci percobaan dan berkata "Saya bisa menjadi yang pertama yang dapat mereka lakukan uji coba."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas