Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Waspadai! Lonjakan Covid-19 di Terjadi Setelah Libur Panjang Periode Mei, Agustus dan Oktober

Peningkatan terjadi sangat signifikan, dari yang semula hanya 13 ribu kasus per minggu, setelah dua libur panjang itu menjadi 30

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Waspadai! Lonjakan Covid-19 di Terjadi Setelah Libur Panjang Periode Mei, Agustus dan Oktober
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Pemkot Surabaya menggelar swab test (tes usap) di Pasar Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (30/11/2020). Tes usap di Pasar Wonokromo sepi peminat. Banyak pedagang yang memilih tidak ikut tes usap. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

Satu minggu setelah libur panjang periode bulan Oktober - November 2020, angka positivity rate mengalami penurunan.

Bahkan dua pekan setelahnya rata-rata positivity rate masih berada di angka 12,3 persen.

"Ini sempat anomali, karena waktu itu cuma 4 ribu kasus padahal sebelumnya sudah sempat menembus 5 ribu kasus," kata dia.

Namun pada pekan ketiga setelah libur panjang Oktober - November itu, angka positivity rate meningkat menjadi sebesar 13,83 persen.

"Setelah itu lanjut naik terus, 14,67 sampai dengan 17,31. Yang artinya apa? kalau kita lihat pada level nasional, dampak libur panjang ini baru terlihat pada saat dimulainya pekan ketiga setelah masa libur panjang Oktober berakhir," pungkas dia.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas