Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gempa di Sulawesi Barat

Cegah Penularan Covid-19 Pasca Gempa Sulbar, Kemenkes Lakukan Testing Covid-19

Kementerian Kesehatan (Kemenskes) melakukan proses screening dan testing Covid-19 ulang kepada masyarakat yang terdampak gempa di Sulawesi Barat

Cegah Penularan Covid-19 Pasca Gempa Sulbar, Kemenkes Lakukan Testing Covid-19
TRIBUN TIMUR/TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
PENGUNGSI MAMUJU - Sejumlah korban bencana alam gempa menunggu jadwal keberangkatan pesawat yang mengangkut pengungsi di bandara Tampa Padang, Mamuju, Sulbar, Selasa (18/1/2021). Warga ini rela mengantri hingga berhari-hari untuk mendapatkan tumpangan pesawat ke Makassar tepatnya di Lanud Sultan Hasanuddin, Sulsel. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenskes) melakukan proses screening dan testing Covid-19 ulang kepada masyarakat yang terdampak gempa di Sulawesi Barat.

Kepala Pusat Krisis Kemenkes Dr. Budi Sylvana bahwa Kemenkes melakukan proses screening dan testing untuk dapat melakukan pemisahan pasien lebih dini.

"Kami sudah melakukan proses screening ulang dan testing di rumah sakit sehingga dalam satu sampai dua hari kedepan Kemenkes sudah dapat mengetahui serta memisahkan langsung pasien positif dan negatif Covid-19," ujar Budi melalui keterangan tertulis, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Cerita Pengungsi Korban Gempa Sulbar setelah Bertemu Jokowi, Berharap Segera Dibantu Perbaiki Rumah

Baca juga: RS Kapal Dioperasikan Tangani Korban Gempa 6,2M Sulbar

Budi mengungkapkan pelayanan kesehatan pada penanganan bencana dalam kondisi normal berbeda dengan saat kondisi pandemi Covid-19.

Menurutnya, Kemenkes tidak boleh berhenti menangani pandemi meski berada di tengah situasi bencana.

Presiden Joko Widodo meninjau salah satu pusat pengungsian korban gempa bumi di Stadion Manakarra, Kelurahan Rimuku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (19/1/2021) siang. Kedatangan Presiden Jokowi untuk memastikan penanganan bencana berjalan dengan baik, salah satunya ketersediaan logistik. Dalam kunjungan tersebut turut hadir di antaranya Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Kepala BNPB, Doni Monardo, dan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. Tribun Timur/Sanovra Jr
Presiden Joko Widodo meninjau salah satu pusat pengungsian korban gempa bumi di Stadion Manakarra, Kelurahan Rimuku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (19/1/2021) siang. Kedatangan Presiden Jokowi untuk memastikan penanganan bencana berjalan dengan baik, salah satunya ketersediaan logistik. Dalam kunjungan tersebut turut hadir di antaranya Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Kepala BNPB, Doni Monardo, dan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. Tribun Timur/Sanovra Jr (Tribun Timur/Sanovra Jr)

“Di satu sisi Kemenkes harus menangani masalah kesehatan secara umum, namun Kemenkes juga tidak boleh berhenti untuk menangani pandemi dan menekan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi," tutur Budi.

Kemenkes telah mendatangkan beberapa tim dari dari Jakarta maupun Makassar untuk untuk melakukan proses tracing di titik pengungsian guna menekan potensi penularan COVID-19.

Selanjutnya, Kemenkes memisahkan pasien positif dan negatif Covid-19 di rumah sakit serta memastikan proses testing baik antigen maupun tes Polymerase Chain Reaction (PCR) berjalan dengan baik.

Adapun Budi menginformasikan bahwa Kemenkes juga telah mendatangkan mobil PCR dari Makassar sehingga pelaksanaan tes, termasuk tes antigen maupun PCR dapat dilakukan secara langsung di Kabupaten Mamuju.

"Sehingga untuk pemeriksaan PCR maupun antigen bisa langsung dilaksanakan di Kabupaten Mamuju," ungkap Budi.

Warga Sulawesi Barat juga diingatkan untuk selalu mengutamakan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang telah disediakan, disiplin menggunakan masker serta menjaga jarak.

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas