Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

PPKM Tak Efektif, Legislator PKS Minta Pemerintah Kerja Ekstra Cari Terobosan Inovatif

Salah satu terobosan yang disarankan Netty adalah dengan melakukan karantina wilayah secara penuh serta fokus pada pembenahan sistem kesehatan

PPKM Tak Efektif, Legislator PKS Minta Pemerintah Kerja Ekstra Cari Terobosan Inovatif
Istimewa
Netty Prasetiyani Aher 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah mengakui kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali untuk menekan penyebaran virus corona (COVID-19) tidak efektif. Indikasinya adalah mobilitas masyarakat masih tinggi, sehingga di beberapa provinsi kasus positif Covid-19 tetap naik.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah mencari terobosan inovatif guna menekan angka kasus Covid-19.

"Jika PPKM dianggap tidak efektif, seharusnya pemerintah kerja ekstra keras guna mencari terobosan inovatif dalam  menekan angka kasus Covid-19. Untuk apa kewenangan kebijakan dan dukungan anggaran yang  luar biasa besar jika tidak ada perubahan kondisi yang terukur. Kewenangan eksekusi harus digunakan dengan benar dan sungguh-sungguh," ujar Netty, dalam keterangannya, Senin (1/2/2020).

Salah satu terobosan yang disarankan Netty adalah dengan melakukan karantina wilayah secara penuh serta fokus pada pembenahan sistem kesehatan. 

"Kebijakan setengah hati antara penguatan sistem kesehatan dan pemulihan ekonomi telah membawa kita pada situasi sulit di mana pandemi tidak terkendali, dan pemulihan ekonomi pun tidak terjadi," jelas dia. 

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Lewati India, Politikus Demokrat: Kebijakan PSBB dan PPKM Tak Efektif

"Sudah saatnya pemerintah fokus pada penanganan kesehatan dan lakukan karantina wilayah secara penuh.

Pemerintah harus berani ambil opsi ini dan bertanggung jawab atas risikonya," katanya.

Menurut Netty salah satu bentuk kebijakan setengah hati adalah PSBB dan PPKM.

Dia menuturkan bahwa PSBB dan PPKM bertujuan untuk membatasi mobilitas penduduk agar mata rantai penularan terputus. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas