Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Pemerintah Targetkan Ratusan Juta Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia 2021

Pemerintah terus mengupayakan vaksin Covid-19 yang dipesan melalui jalur bilateral maupun multirateral dapat tiba 2021.

Pemerintah Targetkan Ratusan Juta Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia 2021
Tribunnews/Herudin
Petugas kesehatan bersiap sebelum menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). Vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang diberikan untuk pekerja publik dan lansia itu dimulai dari pedagang Pasar Tanah Abang. Tribunnews/Herudin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jubir Vaksinasi Covid-19 dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan pemerintah terus mengupayakan vaksin Covid-19 yang dipesan melalui jalur bilateral maupun multirateral bisa tiba pada 2021.

Ia mengatakan ada 81 juta dosis vaksin yang dijadwalkan tiba pada 2022.

Percepatan kedatangan jutaan vaksin di Indonesia ini diharapkan mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang ditargetkan rampung selama 12 bulan.

"Kita masih punya pekerjaan rumah ini bagaimana sekitar 81 juta dosis vaksin yang masih akan kita terima pada triwulan kedua 2022 sebisa mungkin kita geser priode sampai dengan Desember 2021," ujarnya dalam diskusi virtual, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Ada Warga DKI Menolak Vaksin Covid-19, Gubernur Anies: Yang Mau Saja yang Divaksin

Nadia memaparkan, sekitar 120 juta dosis vaksin asal Sinovac direncanakan semula tiba Januari 2022.

Tetapi telah bergeser sehingga sampai di tanah air Desember 2021.

"Lalu vaksin Novavax ini 50 juta dosis tetapi kembali baru kita bisa terima di bulan Juni 2021," ucapnya.

Sementara, vaksin dari skema multirateral Covax diperkirakan sekitar bulan April tetap mendapatkan informasi terbaru untuk Covax dapat diterima di akhir Februari atau Maret.

"Dengan jumlah dosis antara 2,5 juta sampai 5 juta dosis saat ini masih sedang dalam proses negosiasi untuk pengiriman tahap pertama ini," jelas dia.

 Kemudian dari Astrazeneca walaupun sudah confirm tetapi pengiriman masih Juli 2021

"Sesuai ketersediaan vaksin tentunya kita ada dua ada secara garis besar ada dua periode pemberian vaksinasi yang pertama adalah untuk tenaga kesehatan bersama lansia serta petugas pelayanan publik dan masyarakat umum," tutur Nadia.

Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas