Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Pemerintah Fokuskan Vaksinasi Covid-19 Selama Ramadan Bagi Lansia

Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah mendorong agar vaksinasi Covid-19 selama 1 bulan ke depan diprioritaskan untuk lansia.

Pemerintah Fokuskan Vaksinasi Covid-19 Selama Ramadan Bagi Lansia
Tribunnews/Irwan Rismawan
Lansia mengikuti vaksinasi Covid-19 di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Senin (12/4/2021). Program vaksinasi Covid-19 ini adalah wujud komitmen Lippo Malls Indonesia dalam mendukung Pemerintah merealisasikan target 1 juta vaksin per hari melalui Gerakan Bersama Sukseskan Program Vaksinasi Nasional. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah mendorong agar vaksinasi Covid-19 selama 1 bulan ke depan diprioritaskan untuk lansia.

Alasannya, kelompok lansia rentan tertular Covid -19 dan memiliki risiko yang tinggi apabula tertular

"Pemerintah meminta lansia dan juga seluruh masyarakat yang menjadi target sasaran vaksinasi Covid-19 untuk tidak ragu mengikuti proses program vaksinasi pemerintah memastikan bahwa vaksin covid-19 yang digunakan aman, halal, berkhasiat dan minim efek samping penting," ujar Wiku dalam konferensi pers virtual, Selasa (20/1/2021).

Diketahui, pemerintah secara resmi menerima kedatangan 6 juta bulk vaksin Covid-19 Sinovac dari China.

Baca juga: Gelar Vaksinasi, Nasdem Sasar 3.000 Peserta Prioritas Lansia 

Dengan tambahan 6 juta vaksin, maka Indonesia telah menerima sebanyak 59,5 juta dosis vaksin dari total 140 juta yang akan diterima pada tahun ini.

"Diharapkan melalui kedatangan vaksin ini program vaksinasi di seluruh daerah pada bulan Mei dan April dapat berjalan dengan lancar," ungkap dia.

Ia mengingatkan, sesuai dengan surat edaran Menteri Agama nomor 3 tahun 2021 dan fatwa MUI nomor 13 tahun 2021 vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan pada bulan Ramadan dan tidak membatalkan ibadah puasa.

"Kemungkinan terinfeksi Covid-19 masih ada walaupun sudah menerima vaksin. Namun demikian vaksin dapat mengurangi risiko keparahan infeksi covid 19 yang terjadi pada seseorang. Saya mengingatkan kepada masyarakat yang sudah menerima vaksin covid 19 untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 3 M agar dapat terhindar dari penularan virus corona," pesan Wiku.

Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas