Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

UPDATE Corona Indonesia 23 April 2021: Total 1.632.248 Positif, 1.487.369 Sembuh, 44.346 Meninggal

Berikut informasi terbaru penambahan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia pada Jumat (23/4/2021).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nuryanti
zoom-in UPDATE Corona Indonesia 23 April 2021: Total 1.632.248 Positif, 1.487.369 Sembuh, 44.346 Meninggal
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Update Info Corona. Berikut informasi terbaru penambahan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia pada Jumat (23/4/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut informasi terbaru penambahan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia pada Jumat (23/4/2021).

Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah 5.436 pasien.

Data di laman Covid19.go.id pukul 17.40 WIB, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia menjadi 1.632.248 pasien. 

Pada Kamis (22/4/2021) kemarin, total pasien positif Covid-19 sebanyak 1.626.812 orang.

Baca juga: Ini Cara Indonesia Bendung Varian Corona Mutasi Ganda B1617

Baca juga: Olimpiade Jepang Jalan Terus Sesuai Rencana Sambil Antisipasi Corona

Jumlah pasien yang sembuh pada hari ini menjadi 1.487.369 di seluruh Indonesia.

Pada hari sebelumnya, total pasien yang sembuh yakni 1.481.449 orang.

Rekomendasi Untuk Anda

Ada penambahan pasien sembuh sebanyak 5.920 orang.

Kemudian, total ada 44.346 orang yang dinyatakan meninggal dunia hingga hari ini.

Sementara, data kemarin sebanyak 44.172 orang meninggal dunia.

Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam 24 jam sebanyak 174 orang.

Baca juga: Polemik Vaksin Nusantara, IDI Singgung Adanya Unsur Politis: Forum Ilmiah Tidak Seperti Itu

Adaptasi Kebiasaan Baru Saat Beribadah di Bulan Ramadhan

Dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan, masyarakat diingatkan untuk memperhatikan anjuran Satgas Covid-19 untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menegaskan hal ini untuk mencegah terjadinya penularan di masyarakat saat beraktivitas saat Ramadhan.

Masyarakat pun disarankan terus beradaptasi dengan kebiasaan baru secara konsisten.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas