Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Menkes Sebut Ada 16 Kasus COVID-19 Varian Baru yang Termasuk Variant of Concern WHO

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan total ada 16 kasus COVID-19 varian baru di Indonesia. Varian itu termasuk dalam kategori variant of concern WHO.

Menkes Sebut Ada 16 Kasus COVID-19 Varian Baru yang Termasuk Variant of Concern WHO
setkab.go.id
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin - Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan total ada 16 kasus COVID-19 varian baru di Indonesia. Varian itu termasuk dalam kategori variant of concern WHO. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan terdapat dua varian baru virus corona (COVID-19) yang masuk ke Indonesia.

Dua varian baru yang berasal dari India dan Afrika Selatan tersebut ditemukan di Jakarta dan Bali.

Masing-masing dua kasus varian baru India di Jakarta, dan satu kasus varian baru Afrika Selatan di Bali.

Angka tersebut menambah daftar kasus COVID-19 varian baru di Indonesia, setelah sebelumnya dilaporkan ada 13 kasus mutasi virus corona dari Inggris.

"Sudah ada mutasi baru yang masuk, yaitu mutasi dari India ada dua insiden yang sudah kita lihat, dua-duanya di Jakarta, dan satu insiden untuk mutasi dari Afrika Selatan yang masuk yang ada di Bali," kata Budi Sadikin dalam video yang diunggah kanal YouTube Sekretariat Kabinet RI, Senin (3/5/2021).

"Jadi selian mutasi dari Inggris yang sekarang sudah ada 13 insiden, sudah ada dua mutasi dari India masuk, dan satu mutasi dari Afrika Selatan," jelasnya.

Baca juga: Virus Corona Varian B.1.617 dari India Sudah Menjadi VOI WHO

Baca juga: Ini Kelompok Varian dan Mutasi yang Jadi Penyebab Naiknya Kasus di India

Menkes Budi menambahkan, mutasi-mutasi virus corona tersebut termasuk ke dalam kategori variant of concern atau mutasi yang mendapat perhatian khusus oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO.

Varian baru itu masuk kategori variant of concern karena tingkat penularannya yang relatif lebih tinggi dari virus corona sebelumnya.

"Mutasi-mutasi ini yang masuk sebagai kategori variant of concern atau mutasi-mutasi yang memang sangat diperhatikan oleh WHO karena penularannya relatif lebih tinggi," papar Budi Sadikin

Untuk itu, Budi Sadikin meminta masyarakat benar-benar saling menjaga, yakni dengan segera melakukan isolasi saat terinfeksi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Rica Agustina
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas